Nabire, Nokenlive.com – Penerbangan perdana Batik Air dengan pesawat Airbus A320 registrasi PK-LUR resmi tiba di Bandara Douw Aturure, Nabire, Provinsi Papua Tengah, Kamis (23/4/2026) pukul 08.30 WIT. Kedatangan ini menandai dibukanya rute penerbangan baru yang menghubungkan Nabire dengan sejumlah kota besar di Indonesia.

Keterangan Foto : Prosesi pengalungan noken oleh Bupati Nabire, Isaias Douw, kepada perwakilan kru Batik Air. Penyambutan adat ini menjadi simbol hangatnya penerimaan masyarakat Nabire atas rute penerbangan baru.
Pesawat yang mengangkut penumpang dalam penerbangan perdana dari Bandara Internasional Pattimura Ambon tersebut disambut langsung oleh Bupati Nabire bersama Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wakapolda, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di apron Bandara Douw Aturure.

Keterangan Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah bersalaman dengan pilot Batik Air di Bandara Douw Aturure. Momen ini menandai jalinan kerja sama dan sinergi untuk kemajuan transportasi udara di wilayah tersebut.
Setelah prosesi penyambutan, pilot dan kru Batik Air bersama para pejabat daerah melanjutkan kegiatan ke ruang VVIP bandara untuk mengikuti rangkaian seremoni peresmian.
Mulai 23 April 2026, Batik Air dijadwalkan melayani penerbangan dari dan ke Nabire sebanyak empat kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Rute yang dilayani adalah Nabire–Ambon, dengan koneksi lanjutan menuju Makassar, Surabaya, hingga Jakarta.

Keterangan Foto : Kunjungan kru Batik Air di ruang VVIP Bandara Douw Aturure. Rangkaian kegiatan seremonial ini menjadi bentuk apresiasi dan ramah tamah setelah pendaratan perdana yang sukses.
Pembukaan rute ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi udara di wilayah Papua Tengah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang. Selain itu, kehadiran penerbangan jet juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas akses antarwilayah.
Dengan beroperasinya penerbangan Batik Air tersebut, Bandara Douw Aturure Nabire semakin memperkuat perannya sebagai salah satu pintu gerbang utama transportasi udara di Papua Tengah.
(Lisa/MR)







Apa komentar anda ?