JAYAPURA, Nokenlive.com – Persipura Jayapura harus puas berbagi poin usai bermain imbang tanpa gol melawan Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Sabtu (11/4/2026), berlangsung ketat dengan kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbaiknya.
Sebagai tuan rumah, Persipura sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas, terutama pada babak kedua. Bahkan, tim berjuluk Mutiara Hitam itu sempat mendapatkan hadiah penalti. Namun, kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol oleh pemain asingnya, Williams Lugo.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan, mengakui timnya tampil cukup baik dan mampu menciptakan banyak peluang sepanjang laga. Namun, ia juga bertanggung jawab atas hasil yang belum memuaskan tersebut.
“Pertandingan kontra Lamongan, tim punya banyak sekali peluang baik di babak pertama maupun babak kedua. Hasil yang diraih hari ini merupakan tanggung jawab saya sebagai pelatih dan jadi bahan koreksi di laga selanjutnya bagi tim,” ujarnya.
Senada dengan itu, pemain senior Persipura, Fery Pahabol, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pencinta Persipura dan masyarakat Papua atas hasil yang diraih.
“Kami mohon maaf kepada seluruh pencinta Persipura dan masyarakat Papua atas hasil yang kurang memuaskan di laga malam ini. Ke depan akan kami benahi,” ucapnya.

Keterangan Foto : Manajer Persipura, Owen Rahadian (Kiri), Didampingi Ofisial, Memberikan Keterangan Kepada Media Pasca Laga Kontra Persela. Owen Mengapresiasi Kontrol Emosi Para Pemain Di Bawah Tekanan Lawan. Dalam Sesi Yang Sama, Pelatih Dan Pemain Senior Memohon Maaf Atas Hasil Imbang Yang Membuat Tim Turun Ke Posisi Ketiga Klasemen Grup Timur.
Rahmad Darmawan juga menekankan pentingnya fokus dan konsentrasi tim dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.
“Memang kita banyak menciptakan peluang, tetapi belum diberikan kemenangan saja. Pemain harus lebih fokus dan konsentrasi lagi karena perjuangan belum berakhir,” tuturnya.
Hasil imbang ini membuat Persipura turun ke posisi ketiga klasemen Grup Timur. Posisi mereka tergeser setelah pesaing terdekat, Barito Putera, meraih kemenangan atas Sleman pada waktu yang bersamaan.
Manajer Persipura, Owen Rahadian, tetap memberikan apresiasi kepada para pemain meski hasil belum sesuai harapan. Ia menilai tim mampu menjaga kontrol emosi di tengah tekanan pertandingan.
“Yang pasti saya sangat apresiasi juga ke pemain. Saya tahu di babak pertama itu pemain benar-benar seperti dimainkan mental game, sengaja dipanas-panasi. Tapi saat halftime, semua ofisial dan pelatih mengingatkan agar tidak terpancing emosi dan tetap tenang. Saya rasa self-control yang ditunjukkan di lapangan cukup baik,” katanya.
Ia juga berharap tim tetap menunjukkan karakter kuat di hadapan publik Papua.
“Memang tidak gampang menerima hasil hari ini, namun ini bukan untuk mematahkan semangat kita. Saya harap ini juga tidak mematahkan semangat seluruh pencinta sepak bola di Papua,” tambahnya.
Selanjutnya, Persipura akan kembali menjalani laga kandang dengan menjamu PSIS Semarang pada Sabtu (18/4/2026) dalam pekan ke-25 lanjutan Pegadaian Liga 2 musim 2025/2026. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Mutiara Hitam untuk kembali ke jalur kemenangan.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?