JAYAPURA, Nokenlive.com – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi keluarga besar Paguyuban Pasundan 1913 Jawa Barat di Tanah Papua yang digelar pada Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh warga Sunda yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, hingga Kabupaten Keerom. Momentum ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di perantauan.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dalam wawancaranya menegaskan bahwa Halal Bihalal merupakan momentum penting untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan antarsesama warga.
“Dalam kegiatan Halal Bihalal ini, kita saling memaafkan, saling menguatkan sebagai keluarga dan saudara,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kota Jayapura. Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun kota secara bersama-sama.
“Kota Jayapura terdiri dari berbagai suku dan agama, tetapi perbedaan itu harus kita satukan menjadi kekuatan. Jika kita mampu mempersatukan perbedaan, maka kita akan kuat dalam menjaga dan membangun Kota Jayapura,” tuturnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh paguyuban untuk terus menjaga kerukunan serta bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia juga menegaskan peran penting para ketua paguyuban dalam menyelesaikan persoalan yang mungkin muncul di tengah masyarakat.

Keterangan Foto: Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo (Tengah), Saat Menghadiri Halal Bihalal Paguyuban Pasundan 1913 Jawa Barat Di Tanah Papua. Dalam Momen Ini, Wali Kota Menekankan Pentingnya Menjaga Persatuan Di Tengah Keberagaman Dan Mengapresiasi Kontribusi Warga Pasundan Dalam Pembangunan Di Kota Jayapura.
“Apabila ada persoalan di dalam kerukunan, ketua paguyuban harus berada di depan untuk menyelesaikan. Sebagai wali kota, saya siap memanggil dan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasundan 1913 di Tanah Papua, Entis Sutisna, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi warga Sunda yang tersebar di berbagai daerah di Papua.
“Atas nama warga Pasundan Jawa Barat di Papua, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Wali Kota yang telah menghadiri kegiatan Halal Bihalal keluarga besar Pasundan 1913 Jawa Barat di Papua,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dihadiri oleh warga Pasundan dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, hingga Keerom, sehingga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan.
“Warga Pasundan akan terus menjadi bagian dari masyarakat Papua dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah,” terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat serta mendukung berbagai program pemerintah daerah.
“Kami siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat di Tanah Papua. Warga Pasundan akan terus aktif mendukung berbagai program pemerintah daerah,” tambahnya.
Ia juga berharap kegiatan bernuansa religius dan kekeluargaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mempererat hubungan antarwarga.
Di akhir keterangannya, Entis Sutisna memaparkan bahwa jumlah warga Sunda yang tergabung dalam Paguyuban Pasundan 1913 di Tanah Papua mencapai sekitar 3.000 orang yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Keberadaan mereka diharapkan mampu terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?