PUNCAK JAYA, NOKENLIVE.com – Bupati Puncak, Elvis Tabuni, mengawal langsung penyaluran bantuan bahan makanan (bama) dan kebutuhan ibu serta anak kepada masyarakat Kabupaten Puncak yang mengungsi di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (21/2/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi 5 ton beras, mie instan, pakaian anak dan dewasa, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan khusus bagi bayi dan perempuan. Penyaluran bantuan ini dipusatkan di Mulia dan Distrik Bina, dengan pengawasan ketat mengingat situasi keamanan di sejumlah wilayah masih belum kondusif.

Bupati Elvis Tabuni bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak, NY. Sujatinah Elvis Tabuni, dan rombongan bertolak dari Bandara Aminggaru Ilaga pukul 08.52 WIT menggunakan dua pesawat, yakni Amole Air dan pesawat Revan PK-RVC. Setibanya di Bandara Mulia, rombongan langsung meninjau kondisi para pengungsi sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis.
Dalam kesempatan tersebut, Elvis Tabuni menyampaikan permintaan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, termasuk kepada bupati setempat. Ia menegaskan bahwa kehadirannya murni untuk memastikan masyarakat Puncak yang terdampak situasi keamanan tetap mendapatkan perhatian pemerintah.

“Kedatangan kami tidak ada maksud lain, hanya untuk memberikan bantuan sembako bagi masyarakat Puncak yang mengungsi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah masyarakat sempat mengusulkan agar pemerintah turun langsung ke Distrik Sinak. Namun, karena kondisi keamanan yang belum memungkinkan serta pertimbangan keselamatan perjalanan, bantuan dipusatkan di Mulia dan Distrik Bina.
“Kalau kami turun di Sinak itu sangat susah. Di jalan bisa hilang. Jadi kami putuskan turun di Mulia. Pemerintah akan terus memonitor perkembangan situasi. Pelayanan tidak mungkin berhenti,” katanya.

Pasca meninggalnya dua pilot dan kopilot di wilayah Korowai, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat yang menetapkan beberapa daerah sebagai wilayah darurat atau rawan, sehingga penerbangan sipil tidak dapat beroperasi secara normal. Menurut Elvis, sejumlah wilayah di Kabupaten Puncak maupun Puncak Jaya masuk dalam kategori tersebut. Karena itu, distribusi bantuan harus berkoordinasi dengan aparat keamanan serta memperhatikan kondisi bandara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota dan Ketua II DPRK Puncak, Dandim 1717/Puncak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Asisten II Puncak, anggota DPRK Komisi III, Kepala Distrik Magaibume Ayub Murib, Kepala Distrik Bina Yeeh Alom, serta Kepala Distrik Kembru Selfi Tabuni.
Elvis Tabuni juga menyampaikan apresiasi kepada Miren Kogoya yang bertanggung jawab atas pengiriman bantuan dari Timika hingga Puncak Jaya. Ia turut berterima kasih kepada Kapolres dan Dandim Puncak Jaya serta aparat keamanan setempat yang telah mendukung kelancaran penyaluran bantuan.
Untuk tahap selanjutnya, Kepala Distrik Kembru, Bina, dan Magaibume bersama kepala suku serta dua anggota DPRK Puncak Komisi III dan Ketua II DPRK Puncak ditugaskan menyerahkan bantuan bama dan sembako ke Distrik Yambi. Setelah itu, rombongan akan kembali ke Puncak.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak, NY. Sujatinah Elvis Tabuni, menegaskan kehadiran TP-PKK merupakan wujud kepedulian seorang ibu terhadap masyarakat Puncak, khususnya anak-anak dan perempuan.

“Kami PKK adalah mama bagi masyarakat Puncak. Ketika mereka lapar, kami juga merasakan. Bantuan ini bentuk perhatian orang tua kepada anak-anaknya,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras 5 ton, mie goreng 20 karton, mie soto 10 karton, minyak goreng 5 karton, pakaian anak 100 pak, pakaian dewasa 100 pak, selimut 100 pak, tikar 100 pak, wajan 20 pak, bubur bayi 4 karton, popok berbagai ukuran masing-masing 2 karton, biskuit 8 karton, sabun mandi 1 karton, panci 8 buah, sendok 20 lusin, piring 20 lusin, gelas 20 lusin, sutil 15 buah, loyang 20 buah, sarden 5 karton, susu 4 karton, serta air mineral 40 karton.
Pemerintah Kabupaten Puncak memastikan penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap ini. Pemantauan situasi keamanan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal dan masyarakat dapat kembali ke distrik asal mereka dengan aman.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?