JAYAPURA, NOKENLIVE.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMK Negeri 2 Jayapura, Veronika Munthe, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, baik dari sisi kedisiplinan, konsentrasi belajar, hingga penghematan ekonomi siswa.
Hal tersebut disampaikan Veronika Munthe saat ditemui awak media pada Senin (19/1/2026) di Jayapura. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program makan bergizi gratis di SMK Negeri 2 Jayapura telah berjalan sejak tahun 2025 dan hingga kini berlangsung dengan baik tanpa kendala berarti.
“Pelayanan program makan bergizi gratis ke sekolah kami berjalan cukup baik, dan hingga sekarang tidak ada kendala atau masalah yang dikeluhkan ke pihak sekolah, juga dari peserta didik sebagai penerima manfaat,” ungkap Veronika.
Ia menambahkan, sejak masuk tahun ajaran 2026, program makan bergizi gratis kembali berjalan normal setelah libur sekolah. Kualitas menu makanan pun dinilai tetap terjaga dan sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan dalam program tersebut.
“Sejak masuk sekolah di tahun 2026, program makan bergizi sudah kembali berjalan seperti biasa, dan kualitas menunya tetap terjaga serta mempunyai nilai gizi sesuai dengan programnya,” lanjutnya.
Pihak sekolah, kata Veronika, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya program tersebut, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG, hingga Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Jayapura, khususnya Dinas Pendidikan Kota Jayapura.
“Pihak sekolah memberikan apresiasi kepada BGN dan SPPG yang telah mendukung program makan bergizi gratis di sekolah kami, juga kepada Pemerintah Pusat dan Pemkot Jayapura dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Jayapura,” ujarnya.

Menurut Veronika, dampak positif dari program ini sangat dirasakan langsung oleh siswa. Kehadiran siswa di sekolah menjadi lebih baik, semangat belajar meningkat, dan peserta didik lebih fokus mengikuti proses belajar mengajar.
“Melalui program makan bergizi gratis ini, peserta didik menjadi lebih rajin ke sekolah dan lebih tekun dalam mengikuti proses belajar mengajar. Selain itu, mereka juga lebih hemat uang jajan dibandingkan sebelum adanya program makan bergizi gratis,” tuturnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut, mengingat manfaatnya yang tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pola makan siswa, tetapi juga pada aspek perilaku dan ekonomi keluarga.
“Semoga program ini terus berlanjut karena memiliki dampak pada perilaku, pola makan, dan sisi ekonomi. Siswa bisa lebih hemat uang jajan yang diberikan orang tua,” tambahnya.
Sementara itu, terkait kesiapan siswa kelas XII, Veronika Munthe menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Keahlian (UKK) akan dilaksanakan pada minggu ketiga Februari 2026, sedangkan ujian akhir dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama Maret 2026.
“Pelaksanaan UKK bagi siswa kelas XII akan berlangsung pada minggu ketiga bulan Februari 2026, dan pelaksanaan ujian akhirnya pada minggu pertama di bulan Maret 2026,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?