ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juli 16, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » MRP Tak Datang Terima Aspirasi, Mahasiswa Uncen Ancam Gelar Aksi Jilid II ke Kantor MRP

MRP Tak Datang Terima Aspirasi, Mahasiswa Uncen Ancam Gelar Aksi Jilid II ke Kantor MRP

Oleh : Nokenlive
27 Oktober 2025
Di Papua Terkini, Politik dan Pemerintahan, Provinsi Papua
0
MRP Tak Datang Terima Aspirasi, Mahasiswa Uncen Ancam Gelar Aksi Jilid II ke Kantor MRP

Foto Hubertus. Saat mahasiswa Aksi berlangsung di Perumnas III Waena kota Jayapura Papua Senin (27/10/2025)

‎‎JAYAPURA, NOKENLIVE .COM– Ribuan mahasiswa Gerakan Solidaritas Mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali mengguncang Kota Jayapura melalui aksi damai bertajuk “Hutan Papua Dibabat, Manusia Papua Menjerit, Cenderawasih Dibakar –Masihkah Indonesia Punya Nurani untuk Rakyat Papua?” pada Senin (27/10/2025).

‎Sejak pagi, massa aksi sudah tersebar di tiga titik utama: gapura Uncen atas, Uncen bawah, dan area Expo Waena. Sekitar pukul 11.30 WIT, seluruh peserta aksi berkumpul dan memadati kawasan Perumnas III Waena.

‎‎Aksi ini sejatinya ditujukan untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Majelis Rakyat Papua (MRP). Namun, kekecewaan memuncak setelah perwakilan MRP yang dijadwalkan hadir, tidak datang ke lokasi aksi.

‎‎Ketua MPM Uncen, Yunus Kobepa, menyatakan bahwa mahasiswa kecewa berat karena MRP telah berjanji menerima aspirasi mereka.

‎‎“Sasaran kami hari ini adalah MRP, tapi mereka tidak datang. Karena itu, kami tidak membacakan pernyataan sikap. Kami, BEM dan MPM Uncen, bertanggung jawab atas gerakan ini. Kampus akan kami tutup, dan dalam beberapa hari ke depan kami akan gelar aksi jilid II yang lebih besar dengan sasaran langsung ke kantor MRP,” tegas Yunus di tengah kerumunan massa.

‎‎Sementara itu, Yanuarius Kadepa, Wakil Koordinator Lapangan Umum, menjelaskan bahwa pernyataan sikap belum dibacakan karena masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak MRP.

‎‎ “MRP Provinsi Papua sedang berada di luar daerah untuk mengikuti peringatan satu abad, sehingga mereka belum bisa hadir. Ketua I dan Ketua II sebenarnya masih di Jayapura, tetapi karena faktor internal dan keamanan, belum bisa datang,” jelasnya.

‎‎Ia menambahkan, mahasiswa siap kembali turun ke jalan setelah MRP tiba di Jayapura.

‎‎ “Informasi yang kami terima, MRP dijadwalkan tiba besok. Jadi besar kemungkinan aksi lanjutan dilakukan Rabu atau Kamis, tergantung hasil musyawarah mahasiswa Uncen,” ujarnya.

‎‎Aksi ini bukan hanya soal penyampaian pendapat, tetapi juga luapan kekecewaan atas insiden pembakaran simbol Burung Cenderawasih oleh pihak BBKSDA Papua yang selama ini menjadi lambang kehormatan Universitas Cenderawasih.

‎‎Burung Cenderawasih bagi kami bukan sekadar hewan, tapi simbol kehormatan dan identitas kampus. Kami menolak keras tindakan pembakaran itu,” tegas Yanuarius.

‎‎Sebelumnya, pimpinan kampus dan perwakilan mahasiswa sempat menggelar rapat bersama sejumlah lembaga terkait di DPRP, namun situasi memanas dan pertemuan dibubarkan oleh sebagian mahasiswa.

‎‎ “Setelah rapat itu, kami sepakat turun aksi hari ini sebagai bentuk sikap tegas mahasiswa Uncen,” tambahnya.

‎‎Mahasiswa Uncen menegaskan, insiden pembakaran simbol Cenderawasih tidak boleh terulang, dan MRP harus hadir mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa Papua.

‎‎Cenderawasih bukan sekadar burung, tapi simbol kehormatan, identitas, dan nama besar Universitas Cenderawasih,” tutup Kadepa.[*]

(Hubertus Gobai-Redaktur DA)

Tags: CendrawasihMRP PapuaUncen
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Sekda Jayapura: Gereja Berperan Penting Bangun Karakter dan Moral Masyarakat

Berita Selanjutnya

Polres Jayawijaya Amankan 11 Batang Pohon Ganja di Kampung Wawanca

Berita Terkait

Komnas HAM Usulkan Badan Khusus untuk Menyelesaikan Konflik Berkepanjangan di Papua
Papua Terkini

Komnas HAM Usulkan Badan Khusus untuk Menyelesaikan Konflik Berkepanjangan di Papua

Komnas HAM Minta Penanganan Konflik Papua Utamakan Penegakan Hukum, Bukan Pendekatan Militer
Papua Terkini

Komnas HAM Minta Penanganan Konflik Papua Utamakan Penegakan Hukum, Bukan Pendekatan Militer

Pemkab dan DPRK Lanny Jaya Perkuat Tata Kelola Lewat Evaluasi APBD 2025
Politik dan Pemerintahan

Pemkab dan DPRK Lanny Jaya Perkuat Tata Kelola Lewat Evaluasi APBD 2025

DPRK Lanny Jaya: Pembahasan LKPJ dan LKPD untuk Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan
Papua Pegunungan

DPRK Lanny Jaya: Pembahasan LKPJ dan LKPD untuk Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua