ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Juni 14, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » KNPB Gelar Aksi di Jayapura, Sampaikan Tuntutan Keras kepada Pemerintah Indonesia

KNPB Gelar Aksi di Jayapura, Sampaikan Tuntutan Keras kepada Pemerintah Indonesia

Oleh : Nokenlive
24 September 2025
Di Hukum dan Kriminal, Nasional, Politik dan Pemerintahan, Provinsi Papua
0
KNPB Gelar Aksi di Jayapura, Sampaikan Tuntutan Keras kepada Pemerintah Indonesia

KNPB pusat saat Aksi Memperingati hari Tani Seduania di lingkaran Abepura kota Jayapura Papua, (24/9/2025). Foto Hubertus Gobai.

JAYAPURA, NOKENLIVE.COM – Dalam rangka memperingati Hari Tani Sedunia, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi demonstrasi pada Rabu (24/9/2025) di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua. Aksi ini diikuti oleh massa yang membawa berbagai tuntutan terkait masalah tanah, investasi, serta pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.

Agus Kosay, Ketua KNPB sekaligus penanggung jawab aksi, mengungkapkan bahwa dalam peringatan Hari Tani kali ini, KNPB mewakili suara rakyat Papua yang tertindas dan menyampaikan beberapa tuntutan penting kepada pemerintah Indonesia. Menurutnya, rakyat West Papua merasa bahwa kebijakan pemerintah selama ini lebih mengutamakan kepentingan investasi dan pemodal, serta merugikan kaum tani dan masyarakat adat Papua.

Berikut adalah sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh KNPB dalam aksi tersebut:

1. Tutup Perusahaan Eksploitasi di Papua

Rakyat West Papua mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menutup semua perusahaan yang mengeksploitasi sumber daya alam Papua dan merusak lingkungan. Mereka mengungkapkan kekhawatiran atas tercemarnya sungai-sungai dengan limbah tambang, serta perusakan hutan adat yang menyebabkan masyarakat lokal kehilangan hak atas tanah dan ruang hidup.

2. Hentikan Pengambilalihan Tanah Petani dengan Kekerasan Militer

KNPB juga menuntut pemerintah Indonesia menghentikan segala upaya mengambil alih tanah milik kaum tani di West Papua dengan menggunakan kekuatan militer atas nama kepentingan negara. Mereka mengecam penggunaan aparat militer untuk menggusur masyarakat adat dan menguasai tanah-tanah mereka demi kepentingan investasi.

3. Hentikan Pendropan Militer untuk Keamanan Pemodal

Salah satu tuntutan penting adalah penghentian pendropan militer organik dan non-organik di West Papua yang hanya diperuntukkan untuk mengamankan pemodal dan investasi. KNPB menyatakan bahwa hal ini semakin menindas masyarakat Papua dan memperburuk situasi keamanan di daerah tersebut.

4. Hentikan Pendekatan Militer dalam Penyelesaian Kejahatan Negara

KNPB juga mendesak pemerintah Indonesia untuk menghentikan pendekatan militer dalam penyelesaian kejahatan negara dan pelanggaran HAM di Papua. Mereka mengkritik penggunaan kekuatan militer dalam menangani masalah yang seharusnya diselesaikan melalui pendekatan yang lebih damai dan adil.

5. Penyelesaian Konflik Bersenjata di Papua

KNPB meminta pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, untuk mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan konflik bersenjata antara TNI/POLRI dan TPNPB yang telah mengakibatkan ribuan warga mengungsi di beberapa wilayah Papua seperti Mamberamo Raya, Nduga, Pegunungan Bintang, Intan Jaya, dan Yahukimo.

6. Bebaskan Tahanan Politik

KNPB menyerukan agar seluruh tahanan politik dan tahanan perang yang ada di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Makassar, Maluku, Kalimantan, dan seluruh Tanah Papua, segera dibebaskan. Mereka menuntut penghentian penahanan terhadap aktivis yang memperjuangkan hak-hak Papua.

7. Tegakkan Hukum Terhadap Ujaran Rasis

Rakyat West Papua juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas terhadap aktor-aktor yang menyebarkan ujaran rasis terhadap masyarakat Papua. Mereka mengecam tindakan rasisme yang kerap kali merendahkan martabat bangsa Papua di berbagai wilayah Indonesia.

8. Buka Akses Demokrasi dan Media Internasional

Tuntutan lain yang disampaikan adalah pembukaan ruang demokrasi yang lebih besar untuk rakyat Papua, termasuk akses jurnalis asing untuk meliput segala bentuk ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Papua. KNPB menegaskan bahwa penutupan akses media internasional selama ini hanya semakin memperburuk citra Indonesia di dunia internasional.

9. Penutupan Perusahaan Asing dan Nasional di Papua

KNPB juga menuntut pemerintah Indonesia untuk segera menutup semua perusahaan asing dan nasional yang beroperasi di Papua. Mereka menyerukan agar pemerintah membuka ruang demokrasi bagi rakyat Papua untuk menentukan nasib mereka sendiri melalui mekanisme Referendum yang lebih damai dan demokratis.

10. Tanggapan Internasional terhadap Pelanggaran HAM

KNPB meminta Indonesia untuk segera menanggapi desakan internasional yang telah disuarakan oleh berbagai organisasi seperti Forum Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF). Mereka mendesak Indonesia membuka akses bagi pemantau independen serta media internasional ke Papua, dan segera menghentikan impunitas terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di wilayah tersebut.

11. Kecaman Terhadap Prabowo di Forum PBB

KNPB juga mengkritik kehadiran Prabowo Subianto di forum internasional seperti PBB, menganggapnya sebagai pelaku pelanggaran HAM berat. Mereka menilai bahwa kehadiran Prabowo hanya akan digunakan untuk menutupi kolonialisme Indonesia di Papua dan memperburuk citra rezim militer di dunia internasional.

12. Solidaritas untuk Perlawanan Melawan PT Freeport

Terakhir, KNPB menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dan organisasi internasional untuk menunjukkan solidaritas dalam perlawanan terhadap perusahaan PT Freeport Indonesia, yang mereka anggap telah merusak lingkungan dan menindas masyarakat Papua selama bertahun-tahun. Mereka meminta perusahaan untuk mematuhi hukum buruh internasional dan prinsip keadilan sosial. (Hubertus Gobai – Redaksi DA)

 

Tags: Hari Tani SeduniaKNPB PapuaPredisen PrabowoProvinsi Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

KNPB Sebut Investasi di Papua Bentuk Penindasan Struktural, Aksi Digelar di Jayapura Peringati Hari Tani Sedunia

Berita Selanjutnya

Kapolresta : Amankan Demo, 750 Personel Polri di Kerahkan

Berita Terkait

Tanam Sagu di Sentani, PDIP Papua Dorong Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Politik dan Pemerintahan

Tanam Sagu di Sentani, PDIP Papua Dorong Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal

Resmob Numbay Ciduk Pelaku Curanmor, 8 Motor Berhasil Disita
Hukum dan Kriminal

Resmob Numbay Ciduk Pelaku Curanmor, 8 Motor Berhasil Disita

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan
Pendidikan

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan

Ini Pesan Gubernur Papua untuk ASN Selama FIFA World Cup 2026 Berlansung
Olahraga

Ini Pesan Gubernur Papua untuk ASN Selama FIFA World Cup 2026 Berlansung

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua