ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Ini Klarifikasi Stafsus Menhan Lenis Kogoya, Utang Kami Bayar

Ini Klarifikasi Stafsus Menhan Lenis Kogoya, Utang Kami Bayar

Oleh : Nokenlive
27 Juni 2025
Di Papua Tengah
0
4 Bulan Pasca Kunker Stafsus Menhan RI ke Nabire, Utang Babi Seharga Rp70 Juta Belum Dibayarkan, Kelompok Ternak Minta LMA dan Lenis Kogoya Bertanggung Jawab

Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) RI Lenis Kogoya, saat melakukan kunjungan ke salah satu sekolah dalam rangka sosialisasi MBG di Kabupaten Nabire pada bulan Maret 2025 lalu. Foto: Humas Stafsus Lenis Kogoya

NABIRE,Nokenlive.com- Staf khusus Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Stafsus Menhan RI) Lenis Kogoya menyampaikan permintaan maaf, karena ia benar tidak mengetahui adanya persoalan utang yang terjadi saat kunjungan kerjanya di nabire 4 bulan lalu.

“Pertama saya minta maaf karena tidak tahu. Adik-adik ini mungkin karena semangat dan ada alasan juga mereka beli babi, karena lembaga adat punya anggaran di kabupaten, provinsi itu kan mereka punya alasan. Kan lembaga adat punya anggaran ada,” katanya saat menghubungi Nokenlive.com, Kamis (26/6/2025).

Lenis membeberkan bahwa untuk di Kabupaten nNabire, anggaran lembaga adat pertahun sebesar 3 Milyar. Hal ini bukan tanpa bukti, melainkan sesuai dengan laporan data dari bupati kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri)

“Nanti saya kirim, ada buktinya. Anggarannya kurang lebih 3 Milyar,” ujarnya.

Kata Lenis, para pengurus LMA sebelumnya telah mengajukan proposal untuk mendukung acara tersebut, sehingga dengan alasan tersebut, mereka berinisiatif mengambil babi untuk mendukung acara tersebut. Namun, ternyata dalam proses pengajuan proposal dari LMA di tolak dengan alasan efisiensi anggaran.

Lenis Kogoya mengaku akan menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, ia juga dengan tegas meminta penjelasan Bupati Nabire dan Gubernur Papua Tengah terkait anggaran kepada LMA.

“Jadi pada saat kami datang kan masyarakat menyambut, tidak kasih mereka makan dan mungkin akhirnya mereka ambil babi untuk dong (mereka) masak. Harapan mereka kan sudah ajukan anggaran ke bupati dan juga gubernur. Proposal lembaga adat ke bupati tapi ditolak dan petunjuknya dilanjutkan ke gubernur. Tapi sampe di gubernur ditolak lagi karena efisiensi anggaran katanya,” ujarnya.

Lenis meminta penjelasan Bupati Nabire dan Gubernur Papua Tengah, terkait anggaran kepada LMA berdasarkan laporan yang dikirimkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Kalau soal utang oke lah, saya baru tahu, saya selesaikan. Hari ini atau besok kami bayar. Namun, saya mau tanya, anggaran lembaga adat ada di mana, digunakan untuk apa? Tolong jelaskan itu dulu,” pintanya. (Lisa/Fredik).

Tags: Kabupaten NabireKementerian PertahananKlarifikasi Staf KhususLenis KogoyaProvinsi Papua TengahStafsus Menhan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Transparan Dalam Penggunaan Dana Desa, Wali Kota Jayapura Memberikan Apresiasi ke Kepala Kampung Waena

Berita Selanjutnya

Festival Colo Sagu, Bentuk Sinergi Antara Polri dan Masyarakat

Berita Terkait

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Gelar Bimtek Keamanan Siber dan Persandian
Papua Tengah

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Gelar Bimtek Keamanan Siber dan Persandian

Pemda dan Satgas Pastikan Benda Viral di Gereja Intan Jaya Bukan Bom
Papua Tengah

Pemda dan Satgas Pastikan Benda Viral di Gereja Intan Jaya Bukan Bom

Bupati Elvis Tabuni Tegas: Tak Ada Lagi ASN Rangkap Jabatan Kepala Kampung di Puncak
Papua Tengah

Bupati Elvis Tabuni Tegas: Tak Ada Lagi ASN Rangkap Jabatan Kepala Kampung di Puncak

206 Kepala Kampung di Puncak Resmi Dilantik, Bupati Elvis Tabuni Tegaskan Transparansi dan Satu Komando Pembangunan
Papua Tengah

206 Kepala Kampung di Puncak Resmi Dilantik, Bupati Elvis Tabuni Tegaskan Transparansi dan Satu Komando Pembangunan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua