Intanjaya, Nokenlive.Com – Pemerintah kabupaten Intanjaya menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unauditet kabupaten Intanjaya tahun anggaran 2024 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan provinsi papua tengah.
Penyerahan LKPD tahun 2024 oleh bupati intanjaya Aner Maisini S.Kom.,SH.MH kepada kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Papua Tengah, senin 19 Mei 2025 di jayapura.
Turut mendampingi Bupati Intanjaya saat penyerahan LKPD saat itu, sekda kabupaten intanjaya, kepala dinas keuangan, dan inspektorat.
Ditempat yang berbeda, bupati intanjaya Aner Maisini S.Kom.,SH.MH saat diwawancarai mengatakan proses tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan keuangan negara pemerintah daerah yang transparan, akuntabel sesuai dengan amanat undang-undang.
“Jadi ada beberapa poin yang disampaikan, yang mana kepala dinas sebagai kuasa pengguna keuangan negara, dan bupati, sekda sebagai ketua Tim TAPD dan bupati bertanggungjawab atas penggunaan anggaran negara itu. Sehingga kami melakukan penyerahan laporan kepada BPK RI perwakilan provinsi papua tengah yang ada di jayapura”. Jelasnya.
Selanjutnya laporan tersebut disampaikan ke BPK untuk digunakan dalam menilai kewajaran penyajian dan kinerja pemerintah kabupaten intanjaya.
“Semoga kedepan, komitmen kami untuk memperoleh opini terbaik dapat tercapai”. Ucapnya.
Aner mengatakan pemeriksaan pendahuluan telah dilakukan dan berjalan dengan lancar, pihaknya telah bisa menyerahkan LKPD tahun 2024, walaupun tidak tepat waktu.
“Kepemimpinan saya itu star di tahun 2025. Tetapi kami datang untuk menyerahkan LKPD atau Audit tahun 2024”. Jelasnya.
Lanjut, setelah menyerahkan laporan awal LKPD,dalam waktu depat, 30 hari BPK akan datang untuk melakukan audit entah itu fisik maupun dokumen, sebelum masuk pada anggaran tahun 2025.
Di kepemimpinannya, Aner Maisini berkomitmen akan berupaya mendapatkan Opini Wajar tanpa pengecualian. Untuk mewujudkan opini WTP, itu juga dinilai dari aset daerah. Sehingga kedepan ia akan mengecek dan tertibkan aset pemerintah kabupaten intanjaya. Baik aset bergerak maupun yang tidak bergerak.
“Semoga kedepan kami mendapatkan hasil sesuai harapan dengan opini WTP.
Kami akan cek kembali aset pemerintah daerah kabupaten intanjaya. Supaya itu betul-betul milik pemda intanjaya”. Pungkasnya.
(Lisa)






Apa komentar anda ?