Intanjaya, Nokenlive.Com – Bupati Intanjaya, Aner Maisini S.Kom.,SH.MH bakal menertibkan aset daerah kabupaten intanjaya, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
Hal itu disampaikan ketika usai menyerahkan laporan keuangan daerah (LKPD) tahun 2024 kepada BPK RI perwakilan papua tengah di jayapura pada hari senin, 19 maret 2025.
“Aset tidak bergerak itu seperti tanah pemerintah daerah, bangunan akan kami cek kembali. Kami akan pastikan yang mana milik pemda. Begitu juga dengan aset bergerak seperti kendaraan dinas, berupa mobil dan motor”. Ucapnya.
Aner Maisini menegaskan untuk setiap kendaraan dinas yang masih layak digunakan dan masih berada di pejabat lama, akan di lakukan penarikan kembali.
“Kalau ada yang dalam kondisi rusak, tidak layak di gunakan, kami bisa ajukan untuk pengadaan baru. Tetapi kalau masih layak, harus dikembalikan. Jika tidak, maka kami akan tarik”. Tegasnya.
Aner mengatakan di kepemimpinannya tentunya ia berharap akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Untuk mewujudkan opini WTP dinilai dari kepemilikan dan keberadaan aset daerah. Sehingga ia akan mengecek dan tertibkan semua aset baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak yang merupakan milik pemerintah daerah kabupaten intanjaya.
” semoga kedepan komitmen kami untuk mendapat hasil sesuai harapan yaitu opini wajar tanpa pengecualian dapat tercapai”. Ucapnya.
Untuk itu, Ia meminta dukungan semua pihak, untuk mewujudkan opini WTP tentunya tidak terlepas dari kerjasama kepala BKD beserta jajaran, dan seluruh SKPD di lingkup pemerintah kabupaten intanjaya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada kepada seluruh stakholder yang kooperatif dalam menyelesaikan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) unaudited tahun 2024 kabupaten intanjaya.
Selanjutnya, pelaksanaan unaudited tahun anggaran 2024 akan dilanjutkan dengan audit terhadap aspek yang belum terselesaikan.
“Pemeriksaan pendahuluan telah dilakukan dan berjalan lancar. Dalam waktu dekat, 30 hari BPK akan datang dan audit fisik maupun dokumen sebelum masuk tahun anggaran 2025”. Ujarnya.
Aner berharap agar hasil pelaksanaan LKPD kabupaten intanjaya dapat memperoleh hasil yang baik.
Ia juga berterimakasih kepada kepala BPK RI perwakilan papua tengah beserta tim yang berkenan menerima dan menjadwalkan pertemuan sehingga pihaknya dapat menyerahkan LKPD tahun 2024 .
“Ini menunjukkan komitmen pemerintah kabupaten intanjaya dalam meningkatkan transparansi dan akuntabel pengelolaan keuangan daerah kepada masyarakat”. Pungkasnya.
Lisa






Apa komentar anda ?