ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, April 29, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Sidang Paripurna DPD RI, Senator Se-Tanah Papua Sepakat Tolak Efisiensi Anggaran Otsus

Sidang Paripurna DPD RI, Senator Se-Tanah Papua Sepakat Tolak Efisiensi Anggaran Otsus

Oleh : Nokenlive
18 Maret 2025
Di PAPUA SELATAN
0
Sidang Paripurna DPD RI, Senator Se-Tanah Papua Sepakat Tolak Efisiensi Anggaran Otsus

suasana Sidang Paripurna ke-11 Tahun Sidang 2024-2025 pada

JAKARTA,Nokenlive.com– Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengadakan Sidang Paripurna ke-11 Tahun Sidang 2024-2025 pada Jumat (14/3/2025).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin itu, anggota DPD RI se-tanah Papua menyatakan menolak kebijakan efisien anggaran Otonomi Khusus.

“Pimpinan dan seluruh anggota DPD RI di tanah Papua pada Paripurna hari ini, Jumat (14/3) menyatakan menolak secara tegas efisiensi dana Otonomi Khusus (Otsus). Penolakan ini berdasar pada beberapa hal, pertama, kita harus berpegang kembali pada hakikat kehadiran Otsus adalah untuk meningkatkan kualitas hidup berdasarkan aspirasi dan hak-hak dasar masyarakat adat, mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di berbagai sektor dalam rangka mengejar ketertinggalan Papua dari provinsi-provinsi lain,” kata senator Papua Barat, Dr. Filep Wamafma.

“Kedua, adanya Otsus juga sebagai win win solution atas beragam persoalan di Papua, utamanya di sektor-sektor fundamental seperti pendidikan, kesehatan dan perekonomian. Adanya efisiensi ini akan menggerus keberpihakan pemerintah dan cenderung kontraproduktif atas tujuan pemberlakukan kebijakan politik Otsus Papua,” sambungnya.

Lebih lanjut, Filep mengatakan bahwa adanya efisiensi ini juga menjadi momentum menguji komitmen Presiden Prabowo atas kebijakan afirmasi di tanah Papua. Menurutnya, kekhususan Papua dapat menjadi pertimbangan atas pentingnya meninjau kembali efisiensi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak pada pemotongan dana Otsus yang tersisa Rp 9,69 Trilun dari pagu Rp 10,04 Triliun.

“Dalam beberapa kali kesempatan saya tegas suarakan pemerintah harus meninjau kembali efisiensi yang berimbas pada pemotongan dana Otsus ini. Sebaliknya, pemerintah pusat hingga daerah harusnya memastikan realisasi kebijakan Otsus berjalan optimal sesuai pos-pos dan peruntukannya. Kita semua tahu bahwa Papua masih menjadi yang tertinggi tentang angka putus sekolah, minimnya jumlah guru, masalah stunting, kemiskinan dan lainnya,” ujar Filep yang kini menjabat sebagai Ketua Komite III DPD RI.

“Secara pribadi, saya akan terus bersuara terkait efisiensi Otsus ini agar jangan mengorbankan pemenuhan hak-hak masyarakat Papua. Terlebih, saya terlibat aktif dalam penyusunan UU Otsus ini selaku ketua tim Otsus DPD RI. Maka sikap kami ini semata-mata untuk mewujudkan percepatan pembangunan sebagaimana cita-cita Otsus di tanah Papua,” tegasnya.

Oleh sebab itu, senator yang juga Pakar Hukum Otsus itu mengingatkan agar kebijakan efisiensi tidak mengorbankan dana Otsus. Dia menekankan amanat UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus telah menegaskan poin pokok urgensi adanya Otsus Papua.

Seperti diketahui, kebijakan efisiensi anggaran era pemerintahan Prabowo Subianto di tahun 2025 ini juga menyasar anggaran Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2025 yang dipotong hingga 50,59 Triliun. Faktanya, efisiensi TKD jelas berdampak kepada pemotongan anggaran ain, termasuk dana Otonomi Khusus (Otsus).

Kemudian, Keputusan Menkeu (KMK) telah menetapkan 6 item dana TKD yang dipotong antara lain Kurang Bayar Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik), Dana Otonomi Khusus (Otsus), Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Dana Desa. Berdasarkan data, DAU yang pagu awalnya Rp446,63 triliun dipotong menjadi Rp430,95 triliun. DAK Fisik dipotong Rp18,3 triliun dari pagu Rp36,95 triliun. Dana Otsus dipotong Rp509,45 miliar dari pagu Rp14,51 triliun.
penulis : Lisa

Tags: #DPD_RI#SenatorPapua#TolakEfisiensiDanaOtsusOtsus
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Gubernur Papua Tengah dan Bupati Mimika Siap Sukseskan Pentahbisan Uskup Baru Keuskupan Timika

Berita Selanjutnya

Hari Ini Sekitar 1.912 Siswa di 4 Sekolah di Abepura Terima Makanan Bergizi Gratis, Yang di Hadiri Walikota

Berita Terkait

Otonomi Khusus Papua, Antara Janji Afirmasi dan Realita yang Tertinggal
Nasional

Otonomi Khusus Papua, Antara Janji Afirmasi dan Realita yang Tertinggal

Dana Otsus Bukan Belas Kasihan Tapi  Utang  Negara pada Rakyat  Papua
Nasional

Dana Otsus Bukan Belas Kasihan Tapi  Utang  Negara pada Rakyat Papua

Tragedi di Korowai: KKB Yahukimo Batalion Kanibal–Semut Merah Diduga Tembak Pilot Smart Air
Dari TKP

Tragedi di Korowai: KKB Yahukimo Batalion Kanibal–Semut Merah Diduga Tembak Pilot Smart Air

Dorong Perubahan di Papua: KIPRa Paparkan Hasil Pemetaan Organisasi Masyarakat Sipil dan Strategi Penguatan Kapasitas
Kabar Daerah

Dorong Perubahan di Papua: KIPRa Paparkan Hasil Pemetaan Organisasi Masyarakat Sipil dan Strategi Penguatan Kapasitas

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua