ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Juni 21, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » 8 Orang Keanggotaan MRP Ditangguhkan, 34 Lainnya Resmi Dikukuhkan.

8 Orang Keanggotaan MRP Ditangguhkan, 34 Lainnya Resmi Dikukuhkan.

Oleh : Noken Live
8 November 2023
Di Provinsi Papua
0
Wamendagri, John Wempi Wetipo

Jayapura, Nokenlive

Pelantikan 8 orang anggota Majelis Rakyat Papua ditangguhkan untuk sementara waktu karena terjegal Perdasi nomor 5 tahun 2023 yang menyebutkan keterwakilan baik agama, adat, maupun perempuan harus berasal dari wilayah setempat yakni dari suku Tabi dan Saireri.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wamendagri John Wempi Wetipo usai melantik 34 Anggota Majelis Rakyat Papua pada, Selasa 7 November (7/11) di Kantor Gubernur Provinsi Papua, lantai 9.

“Ada di pasal 5 ayat 1, 2 , dan 3 itu menyebutkan bahwa keterwakilan adat, agama dan perempuan harus berasal dari wilayah setempat yakni suku Tabi dan Saireri, sementara yang 6 orang ini adalah saudara-saudara kita dari suku di pegunungan”, paparnya.

Wamendagri menegaskan bahwa tidak ada upaya diskriminasi dari Pemerintah Pusat terkait hal ini, namun apabila dipaksakan maka akan menjadi celah yang bisa digugat oleh karena bertentangan dengan regulasi. “Saya tegaskan tidak ada diskriminasi, sebaliknya diwilayah gunung bisa ada keterwakilan dari saudara-saudara kita di wilayah Pantai (suku Pesisir) karena belum ada Perdasi yang mengikat, disini masalahnya dan apabila dipaksakan, maka ada celah SK Mendagri yang mengukuhkan keanggotaan MRP ini digugat nantinya”, terangnya kepada awak media.

Wamendagri, John Wempi Wetipo, didampingi Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun Serta Forkopimda Melakukan Foto Bersama 34 Anggota MRP Usai Dikukuhkan

Sementara itu 2 anggota lainnya yang juga turut ditangguhkan terkait persoalan inkonsistensi. “Untuk 2 lainnya juga kami tangguhkan karena selain menolak otsus juga melakukan Judicial Review di MK sehingga UU nomor 2 tahun 2021 mengalami penundaan untuk dilaksanakan, artinya pada keanggotaan lalu produk otsus digugat sekarang malah mau kembali ke MRP ini menjadi sebuah kontradiksi”, ujarnya mengkritisi.

Ditempat yang sama, John Wempi Wetipo saat menyampaikan Pidatonya mewakili Menteri Dalam Negeri pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Majelis Rakyat Papua periode 2023 – 2028 mengatakan bahwa 34 anggota MRP yang baru dilantik berkewenangan untuk berperan secara strategis dalam memperjuangkan juga melindungi hak-hak Orang Asli Papua. “MRP adalah lembaga yang dibentuk sebagai representasi kultural masyarakat Papua sehingga memiliki kewenangan dalam berjuang bagi perlindungan hak-hak Orang Asli Papua”, ucapnya

Untuk diketahui pada kegiatan tersebut, turut hadir Penjabat Gubernur Papua Ridwan Rumasukun, Anggota BP3OKP Pdt. Aberth Yoku serta jajaran stake holder dan Forkopimda Provinsi Papua. (Fibra)

Tags: Pemerintah Provinsi Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Sidak OPD, Pj Gubernur Papua Pegunungan Minta Bawahannya Disiplin Kerja

Berita Selanjutnya

Dari Kegiatan Peresmian Kantor Bupati Dogiyai

Berita Terkait

Festival Colo Sagu Jadi Seruan Selamatkan Masa Depan Hutan Papua
Politik dan Pemerintahan

Festival Colo Sagu Jadi Seruan Selamatkan Masa Depan Hutan Papua

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi
Kabar Port Numbay

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi

Tanam Sagu di Sentani, PDIP Papua Dorong Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Politik dan Pemerintahan

Tanam Sagu di Sentani, PDIP Papua Dorong Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan
Pendidikan

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua