
Jayapura, Nokenlive
P.j.Gubernur Provinsi Papua Pengunungan Nikolaus Kondomo SH.MH dalam pertemuannya bersama Menteri Investasi dan Kepala BKPM mengatakan akan mendorong Provinsi di Pegunungan menjadi lumbung pangan diwilayah Tanah Papua. Pasalnya delapan kabupaten di provinsi yang dipimpinnya memiliki sumber daya alam melimpah dan tanah yang subur. Potensi tersebut ditopang dengan etos kerja masyarakat yang rajin bercocok tanam atau berkebun.
“Papua Pegunungan merupakan provinsi yang subur dan kaya sumber daya alam, terutama pertanian. Mulai dari sayur-sayuran, ubi jalar, buah merah, kopi, dan madu,” ujat Nikolaus Kondomo melalui keterangan yang dikirimkan ke redaksi nokenlive.com pada Kamis (26/10).
Oleh karena itu, lanjut Nikolaus, ke depan pihaknya akan berupaya mendorong petani dengan dukungan modal usaha agar mereka mulai membuka lahan untuk jenis tanaman jangka pendek, menengah dan panjang. Selain itu hasil para petani ini akan ditampung oleh pemerintah untuk melaksanakan akselerasi pasar.

Dirinya juga mengakui telah membentuk tim ekonomi yang bekerja merencanakan dan membuat program untuk mengangkat potensi pertanian dan komoditas unggul di Papua Pengunungan.
Contohnya, masyarakat sudah bebaskan lahan di Tulem dan Ubikosi untuk dijadikan contoh pertanian terbesar di Papua Pengunungan,” ungkap Kondomo.
Nikolaus menambahkan, Dinas Pertanian Papua Pengunungan bersama dinas terkait di delapan kabupaten telah melakukan rapat koordinasi guna merumuskan Program Papua Pengunungan menjadi provinsi penghasil produk pertanian dan ekonomi kreatif dari masyarakat.
Setiap kabupaten, ujarnya, akan dikembangkan jenis tanaman yang cocok dengan tanah dan suhunya. Misalnya, kopi di Pegunungan Bintang dan Lanny Jaya, buah merah di Mamberamo Tengah dan Tolikara, jeruk dan nenas di Yalimo dan Tolikara, padi di Yahukimo, dan sayur-sayuran atau ubi-ubian di Jayawijaya.
“Jadi nanti masyarakat yang olah, dari mereka, oleh mereka dan hasilnya juga untuk mereka. Ini yang saya akan berusaha untuk mendorong di program Tahun 2024,” kata Nikolaus.
Dalam pertemuan itu Menteri Bahlil Lahadalia menjelaskan, Pemerintah selalu hadir untuk mendukung pembangunan masyarakat di seluruh wilayah Papua. Pemerintah pusat juga giat mendorong program ekonomi kreatif sekaligus menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam dunia usaha dengan upaya semangat dan daya saing di bidang ekonomi.
“Saya sangat mendukung bila usaha di bidang pertanian atau hasil bumi sendiri. Pemerintah siap memberikan modal usaha atau dukungan penuh untuk membuka dunia usaha. Terima kasih juga atas kehadiran Pak Gubernur yang akan membantu kami di bidang investasi,” ujar Bahlil. (Fibra)




Apa komentar anda ?