Jayapura, Nokenlive.com
Terkait rencana aksi keramaian kelompok Front Rakyat Papua (FRP) dan BEM Mahasiswa dengan melakukan Long March, pihak Kepolisian masih membangun komunikasi dengan koordinator aksi agar tidak melakukan Long March tersebut .
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes. Victor Mackbon mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan sejauh apa kesiapan para koordinator aksi keramaian yang rencana akan dilakukan besok Selasa, (15/11/22).
“Kami masih membangun komunikasi dengan penanggungjawab aksi dimana bila terjadi komunikasi yang baik dipastikan aspirasi akan tersampaikan seperti yang sudah-sudah sebelumnya,” ungkap Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si saat diwawancarai di Abepura, Senin (13/11) siang.
Lebih lanjut kata Kombes Pol. Victor Mackbon, penyampaian aspirasi harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai aparat keamanan siap untuk memfasilitasinya di ruang-ruang yang telah ditentukan untuk menyampaikan aspirasinya tersebut.
Untuk pengamanan aksi keramaian kelompok FRP, sebanyak 1000 sampai 1500 personel akan dikerahkan guna memberikan rasa aman keamanan dan nyaman baik terhadap massa aksi maupun masyarakat umum.
“Tidak boleh ada Long March karena dapat mengganggu kepentingan umum nantinya,” tegas Kombes Pol. Victor Mackbon.
Ia menambahkan, tidak boleh ada intimidasi sampai menekan dan mengganggu kelancaran Kamtibmas atau ketertiban umum.
“Kami hadir agar semua pihak bisa sama-sama puas dan terpenuhi harapannya, baik terhadap massa aksi maupun masyarakat umum,” tutup Kombes Pol. Victor Mackbon.( ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?