Jayapura – Nokenlive.com
Tingkatkan keterampilan kepada pencari kerja (Pencaker) khususnya orang asli Papua (OAP) siap pakai, Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura melaksanakan pendidikan dasar (Diksar) satuan pengaman (Satpam) bertempat di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Papua.
Diksar diikuti 56 OAP selama 14 hari, berjalan aman dan lancer. Sementara instruktur dari Polda Papua dengan materi sesuai kurikulum Satpam Gada Pratama. Dari 56 OAP yang mengikuti pelatihan, enam orang diantaranya merupakan titipan perusahaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa mengatakan, tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan sesuai pasar kerja.
“Menyediakan lapangan kerja dan mempersiapkan naker (tenaga kerja) yang kompeten,” ujar Djoni Naa kepada wartawan di BLKI Papua, Sabtu, (1/10/2022).
Djoni Naa menuturkan, Diksar ini untuk mewujudkan tenaga Satpam OAP yang terampil, disiplin, dan siap pakai yang dibutuhkan pasar kerja, baik instansi pemerintah, BUMN, maupun BUMD.
Oleh karena itu, Djoni berharap, kepada OAP yang telah mengikuti pelatihan ini aagar menjunjung tinggi Satpam dengan sikap dan perilaku serta bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas ditempat kerja masing-masing.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey diwakili Staf Ahli, Stanly Merauje mengatakan, peserta pelatihan ini dapat memiliki keterampilan, kompetensi, kemampuan sehingga dapat digunakan perusahan perusahaan maupun instasi pemerintah yang membutuhkan tenaga kerja Satpam.
“Melalui pelatihan ini, menciptakan lapangan kerja siap pakai dan dapat terserap dalam lapangan kerja baru, sehingga memiliki daya saing sehingga tercipta kesjehateraan tenaga kerja itu sendiri,” ujarnya.
Merauje berharap, 56 OAP yang lulus Diksar Satpam tahun 2022 dapat memanfaatkan ilmu yang sudah didapat selama mengikuti pelatihan,
“Saya berharap kepada perusahaan swasta, BUMN, BUMD agar berkenan menerima lulusan Satpam sebagai tenaga pengamanan,” jelasnya.(ANDIKAN PAMAN)





Apa komentar anda ?