Jayapura, Nokenlive.Com
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) perwakilan Papua, Frits Ramandey mengungkapkan telah membentuk tim khusus guna melakukan investigasi terkait kasus mutilasi di kabupaten Mimika, Timika Papua, setelah saya lakukan pertemuan dengan Polda Papua dan pihak Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih.
“Saya akan membawa seluruh tim penyelidik dari Komnas HAM Papua dalam rangka investigasi terkait kasus mutilasi yang terjadi di kabupaten Mimika,” ungkap Frits Ramandey kepada wartawan dilapangan Mandala, Jayapura Kamis sore, (1/9/22).
Frits Ramandey mengatakan, pihaknya akan berangkat menuju Timika, kabupaten Mimika bersama seluruh tim penyelidik dari Komnas HAM perwakilan Papua, langsung menuju kelokasi kejadian perkara guna memastikan kasus mutilasi ini, apa benar tindakan kriminalitas murni, atau perampokan berujung pembunuhan atau hanya skenario saja. “Inilah yang kami akan bekerja dalam mengungkap motif terjadi kasus mutilasi di kabupaten Mimika,” terang Frits Ramandey.
Ia berharap, masyarakat Papua tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada aparat keamanan baik TNI maupun Polri yang saat ini sedang melakukan upaya penanganan, termasuk dari pihak Komnas HAM perwakilan Papua.
Kasus pembunuhan dengan mutilasi di Mimika menjadi perhatian serius orang nomor satu di republic Indonesia, Presiden Joko Widodo ketika bertandang ke Papua tepatnya di kabupaten Jayapura dan ke Kota Timika dalam rangka kunjugan kerja.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?