Jayapura,Nokenlive.Com-dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Idul Fitri 1442 H tahun 2021,Polda Papua mengelar apel Pasukan Operasi Keselamatan Matoa Tahun 2021 yang dipimpin oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto S.IK., M.Si.
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Idul Fitri 1442 H tahun 2021 di tengah pandemi covid-19,”ungkap Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto S.IK., M.Si.
Selain itu untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Perlu diketahui bersama data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2019 sejumlah Rp13.585 kasus us dan pada tahun 2020 sejumlah 17.273 kasus atau ada kenaikan trend (27 %). Teguran tahun 2019 sejumlah 12.866 pelanggaran dan pada tahun 2020 sejumlah 16.128 pelanggaran atau ada kenaikan trend (-25%).
Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2019 sejumlah 2.224 kejadian pada tahun 2020 sejumlah 1.717 kejadian atau ada penurunan trend (23%). Korban meninggal dunia tahun 2019 sejumlah 283 jiwa dan pada tahun 2020 sejumlah 208 jiwa atau ada penurunan trend (27%).
Sementara korban luka berat tahun 2019 sejumlah 1.165 orang dan pada ada tahun 2020 sejumlah 897 orang atau ada penurunan trend (23%). Korban luka ringan tahun 2019 sejumlah 2.170 orang dan pada tahun 2020 sejumlah 1.778 orang atau pada penurunan trend (18%).
Kerugian rupiah tahun 2019 sejumlah Rp. 9.172.308.000,- ( sembilan miliar seratus tujuh puluh juta tiga ratus delapan rupiah ) dan pada tahun 2020 sejumlah Rp. 8.228.782.000,- ( delapan miliar dua ratus dua puluh delapan juta tujuh ratus delapan puluh dua ribu rupiah ) atau ada penurunan trend (10%).
“Kita menyadari bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut kita tidak bisa berdiam diri bahkan kita wajib melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas,”ujar Wakapolda.
Lanjut Wakapolda, sesuai amanat undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan adalah bagaimana untuk mewujudkan dan memelihara keamanan keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcarlantas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
Untuk itu pada pelaksanaan operasi keselamatan Matua 2021 kali ini, diprioritaskan kegiatan Dik lantas yang mampu mewujudkan rasa simpati masyarakat kepada Polri khususnya Polantas. Disamping itu untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang tertib.
Oleh sebab itu pelaksanaan operasi keselamatan manual tahun 2021 ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu, meningkatkannya kepatuhan dan disiplin masyarakat tentang protokol kesehatan, menurunkan angka fatalitas korban Laka Lantas dan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang larangan mudik pada Lebaran tahun 2021.
“Pelaksanaan Operasi Keselamatan Matoa Tahun 2021 Polda Papua akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai hari Senin 12 April s/d minggu 25 April 2021 dan melibatkan sebanyak 564 personil gabungan Polda Papua dan Jajaran,”tambah Wakapolda.(ans).





Apa komentar anda ?