ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Oktober 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Yoti Gire: Papua Reggae Festival Bukan Sekadar Musik, tetapi Penggerak Ekonomi Rakyat

Yoti Gire: Papua Reggae Festival Bukan Sekadar Musik, tetapi Penggerak Ekonomi Rakyat

Oleh : Noken Live
19 Oktober 2026
Di UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Yoti Gire: Papua Reggae Festival Bukan Sekadar Musik, tetapi Penggerak Ekonomi Rakyat

Foto Istimewa. Keterangan Foto: Yoti Gire, Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah,

NABIRE, nokenlive.com — Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, menegaskan Papua Reggae Festival (PRF) XI bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga menjadi wadah persatuan masyarakat, pelestarian budaya, dan penggerak ekonomi rakyat. Karena itu, ia mendukung agar festival tersebut terus dikembangkan menjadi agenda tahunan di Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Dukungan itu ditunjukkan Yoti Gire dengan memberikan sponsor secara langsung kepada sejumlah grup band Papua yang tampil dalam Papua Reggae Festival XI di kawasan eks Bandara Lama Nabire, 16–17 Oktober 2026.

Menurut Yoti, dukungan kepada para musisi Papua merupakan bentuk penghargaan terhadap karya, perjuangan, dan kecintaan mereka dalam menjaga budaya Papua melalui musik reggae.

“Bagi saya, ini bukan sekadar uang. Ini adalah bentuk penghargaan atas karya, keringat, dan cinta kalian terhadap musik dan budaya Papua. Kalian sudah menjaga api budaya lewat reggae, tugas kami pengusaha adalah menjaga api ekonomi kalian tetap menyala,” ujar Yoti.

Ia mengatakan, Papua Reggae Festival menjadi bukti bahwa musik mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dan wilayah, mulai dari pegunungan hingga pesisir.

Sejalan dengan pesan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Yoti menilai reggae memiliki kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan membangun persatuan masyarakat Papua di tengah keberagaman.

“Reggae bukan sekadar musik. Reggae adalah pemersatu. Di panggung PRF ini saya melihat Papua bersatu, dari pegunungan sampai pesisir,” katanya.

Yoti juga menyoroti aspek pelestarian budaya dalam penyelenggaraan PRF XI. Festival yang melibatkan 36 grup band dengan lebih dari 100 lagu daerah tersebut dinilainya menunjukkan bahwa generasi muda Papua mampu mengemas kekayaan budaya lokal melalui musik modern tanpa meninggalkan identitas mereka.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival yang disebut mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Papua sekaligus momentum untuk memperkenalkan musik dan budaya Papua kepada khalayak yang lebih luas.

Selain memperkuat persatuan dan budaya, Yoti menilai festival tersebut memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kehadiran pengunjung selama kegiatan berlangsung membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mama-mama Papua yang berjualan, pengemudi ojek, pemilik homestay, pemilik warung, hingga pedagang kecil untuk memperoleh pendapatan.

“PRF XI adalah bukti nyata ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan itu hidup. UMKM mama-mama Papua, hotel, ojek, warung, dan pedagang asongan ikut merasakan manfaatnya. Inilah ekonomi yang HIPMI perjuangkan, ekonomi yang dirasakan langsung oleh rakyat kecil,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan seni dan budaya seperti Papua Reggae Festival perlu terus didukung karena dapat membuka ruang bagi anak muda untuk berkarya sekaligus menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.

Yoti juga berharap musik reggae dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda Papua untuk mengembangkan kreativitas, mencintai budaya daerah, serta menjauhi minuman keras, narkoba, dan berbagai aktivitas negatif lainnya.

Atas dasar itu, BPD HIPMI Papua Tengah menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Komunitas Rasta Kribo Papua (KOKR) dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah guna mendorong Papua Reggae Festival menjadi agenda tahunan sekaligus bagian dari pengembangan pariwisata daerah.

“Kami mendukung penuh agar Nabire menjadi rumah tetap Papua Reggae Festival setiap tahun. Kami siap berkolaborasi dengan KOKR dan pemerintah provinsi untuk menjadikan PRF sebagai kalender wisata internasional,” tegasnya.

Yoti turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Ketua KOKR Teddy Pekey, serta seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Papua Reggae Festival XI.

Ia berharap semangat One Love, One Vibe, One Papua terus menjadi pesan persatuan bagi masyarakat Papua, sekaligus mendorong kemajuan musik, pelestarian budaya, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi kreatif di Papua Tengah.
(Lisa – Redaksi DA)

Tags: HIPMI Papua TengahNabirePapua Reggae Festival XIPapua TengahYoti Gire
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Gubernur MEPA Minta ASN Tingkat Disiplin Kerja untuk Percepatan Realisasi Anggaran

Berita Terkait

Beri Apresiasi, Yoti Gire Sebut Festival Reggae Papua Bukan Sekadar Ajang Hiburan Musik,  UMKM Ikut Bergerak
UKM, Bisnis dan Keuangan

Beri Apresiasi, Yoti Gire Sebut Festival Reggae Papua Bukan Sekadar Ajang Hiburan Musik, UMKM Ikut Bergerak

Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal
Papua Tengah

Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal

Rio Yahuli, Pemuda Angkasapura Pebudidaya Tomat, Dapat Apresiasi Kelurahan
UKM, Bisnis dan Keuangan

Rio Yahuli, Pemuda Angkasapura Pebudidaya Tomat, Dapat Apresiasi Kelurahan

DPRK Jayawijaya Siapkan Raperda Proteksi dan Penataan Penjualan Pinang bagi Mama-Mama OAP
Papua Pegunungan

DPRK Jayawijaya Siapkan Raperda Proteksi dan Penataan Penjualan Pinang bagi Mama-Mama OAP

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua