ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal

Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal

Oleh : Noken Live
16 Oktober 2026
Di Papua Tengah, Papua Terkini, UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal

Foto: Istimewa. Keterangan Foto: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai (atau Alexander Gobay) untuk periode kepengurusan 2025–2030.

NABIRE, nokenlive.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Papua Reggae Festival XI Tahun 2026 yang berlangsung pada 16–17 Oktober 2026. Festival ini dinilai menjadi momentum strategis untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mempromosikan potensi lokal dan melestarikan budaya Papua.

Ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gobai, dalam penyampaiannya melalui sambungan telepon kepada Noken Live, Jumat (16/10/2026), di Nabire,  Provinsi Papua Tengah, mengatakan festival musik reggae tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para musisi, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi keluarga, kelompok, dan komunitas melalui keterlibatan pelaku UMKM.

“Kami mendukung kegiatan Papua Reggae Festival XI 2026 karena momentum ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM. Para pelaku usaha dapat memamerkan potensi lokal mereka sehingga tercipta pasar melalui kegiatan festival ini,” ujarnya.

Menurut Gobai, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan kepada masyarakat. Dengan demikian, festival tidak hanya berfokus pada pertunjukan musik, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, Papua Reggae Festival XI 2026 juga akan menghadirkan sekitar 42 grup band yang tampil dengan gaya, aransemen, dan ciri khas masing-masing. Melalui karya musik yang dibawakan, para musisi diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Papua sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap identitas budaya daerah.

“Melalui festival ini, kita ingin membangun motivasi dan inspirasi bagi orang Papua agar semakin mencintai budaya sendiri. Budaya yang ditampilkan melalui lagu menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan lokal sekaligus memperkuat identitas masyarakat Papua,” katanya.

Selain pertunjukan musik, Gobai menilai festival tersebut memiliki potensi besar untuk mempromosikan pangan lokal dan berbagai produk kerajinan khas Papua. Produk kuliner, ukiran, noken, serta kerajinan bernuansa budaya lainnya dapat menjadi bagian dari kegiatan ekonomi yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai kalangan.

Menurut dia, keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan budaya seperti ini dapat memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus memperkuat hubungan ekonomi di tingkat keluarga, kelompok, komunitas, dan organisasi usaha.

“Pangan lokal harus terus kita dorong agar semakin berkembang dan memiliki pasar. Melalui kegiatan seperti ini, pelaku usaha pangan lokal dapat bertemu, memperkenalkan produk mereka, serta membangun peluang usaha yang bermanfaat bagi keluarga dan komunitas,” ungkapnya.

Gobai juga mengaitkan pengembangan pangan lokal dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendorong sektor pertanian dan bisnis pangan sebagai salah satu upaya menggerakkan perekonomian daerah. Ia berharap promosi produk pangan lokal melalui festival budaya dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat usaha masyarakat dan meningkatkan nilai ekonomi potensi daerah.

Ia menambahkan, keseimbangan antara pertunjukan seni, promosi budaya, kuliner, dan pameran produk UMKM merupakan hal penting agar festival memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan ke depan dapat dilaksanakan berbagai festival lainnya, seperti Expo Budaya, Expo UMKM, maupun Expo Potensi Ekonomi Papua Tengah. Dengan begitu, semakin banyak potensi lokal yang bisa ditampilkan dan semakin luas kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya,” tuturnya.

Kadin Papua Tengah berharap Papua Reggae Festival XI 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi salah satu ruang kolaborasi antara pelaku seni, UMKM, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Melalui penyelenggaraan festival yang memadukan musik, budaya, kuliner, dan produk kerajinan lokal, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha serta memperkuat kecintaan terhadap budaya dan produk lokal Papua Tengah.

(Redaksi – DA)

Tags: Alexander GobaiKADIN Papua TengahNabirePapua Reggae Festival XIProvinsi Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemkot Jayapura Serahkan DPPA 2026, Perubahan APBD Disebut Naik Rp56,64 Miliar

Berita Selanjutnya

Kejari Biak Numfor Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum Tahun 2026

Berita Terkait

Pemkot Jayapura Serahkan DPPA 2026, Perubahan APBD Disebut Naik Rp56,64 Miliar
Kabar Port Numbay

Pemkot Jayapura Serahkan DPPA 2026, Perubahan APBD Disebut Naik Rp56,64 Miliar

Dengarkan Keluhan Mahasiswa Puncak, Bupati Elvis Tabuni Salurkan Bantuan Rp50 Juta
Papua Tengah

Dengarkan Keluhan Mahasiswa Puncak, Bupati Elvis Tabuni Salurkan Bantuan Rp50 Juta

Wawali Jayapura Tekankan Profesionalisme dan Integritas Taruna Poltekbang
Kabar Port Numbay

Wawali Jayapura Tekankan Profesionalisme dan Integritas Taruna Poltekbang

Kabut Asap Selimuti Kota dan Kabupaten Jayapura, BMKG Sebut Asap Berasal dari Karhutla di Papua dan PNG
Kabar Daerah

Kabut Asap Selimuti Kota dan Kabupaten Jayapura, BMKG Sebut Asap Berasal dari Karhutla di Papua dan PNG

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua