JAYAPURA, Nokenlive.com – Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Papua kembali memeriksa empat orang saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi perjalanan dinas di Sekretariat DPR Papua periode 2015-2025.
Perkara tersebut berkaitan dengan anggaran perjalanan dinas yang nilainya mencapai sekitar Rp44,2 miliar.
Pemeriksaan terhadap empat saksi dilakukan pada Senin (5/10/2026). Para saksi diperiksa untuk mengonfirmasi sejumlah dokumen perjalanan dinas, termasuk surat pertanggungjawaban (SPJ) dan dokumen administrasi lainnya.
Kasi Pengendalian Operasi Pidsus Kejati Papua, Stevy Stallone Ayorbaba, mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan untuk mendukung proses penyidikan yang saat ini masih berjalan.
Menurutnya, setelah pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik akan melakukan konfirmasi dengan ahli untuk menghitung potensi kerugian negara dalam perkara tersebut.
“Pemeriksaan ini dalam rangka mendukung proses penyidikan yang dilakukan tim penyidik Pidsus Kejati Papua agar cepat dituntaskan sehingga dapat dipublikasikan terkait perkembangan perkara dugaan korupsi di Sekwan DPR Papua yang ditangani bidang Pidsus Kejati Papua,” ujar Stevy.
Ia menjelaskan, pemeriksaan membutuhkan waktu karena penyidik harus mengonfirmasi sejumlah dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas yang jumlahnya cukup banyak.
Selain empat saksi yang diperiksa pada Senin, penyidik sebelumnya juga telah memeriksa sejumlah pihak yang berkaitan dengan pengelolaan perjalanan dinas di Sekwan DPR Papua.
Dua di antaranya merupakan pejabat yang memiliki kapasitas sebagai Kasubag Keuangan serta Kasubag Protokol dan Perjalanan Dinas pada Sekwan DPR Papua.
Dengan pemeriksaan terbaru tersebut, total 15 orang telah diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi perjalanan dinas Sekwan DPR Papua periode 2015-2025.
Stevy menegaskan, proses penyidikan masih terus dilakukan, termasuk pendalaman terhadap dokumen dan keterangan para saksi sebelum penyidik menentukan perkembangan hukum selanjutnya.
Stevy menyampaikan keterangan tersebut didampingi Kasi UBLBEE Pidsus Kejati Papua, Lenni Lusiana Silaban, S.H., M.H.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?