JAYAPURA, Nokenlive.com – Sebanyak 117 mahasiswa Yahukimo di Kota Studi Manokwari masih mengungsi di Gereja GIDI Mesia setelah keluar dari kontrakan pada 3 Oktober 2026 akibat persoalan tunggakan pembayaran.
Ditengah kondisi tersebut, Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, disebut memberikan bantuan untuk menyelesaikan persoalan kontrakan mahasiswa.
Koordinator Mahasiswa Yahukimo di Kota Studi Manokwari, Iman Siep, membenarkan adanya bantuan dari Ones Pahabol untuk menyelesaikan tunggakan kontrakan yang telah digunakan mahasiswa selama satu tahun tiga bulan.
“Sementara kita masih di tempat pengungsian di Gereja GIDI Mesia, Kota Studi Manokwari,” ujar Iman kepada Nokenlive.com, Selasa (6/10/2026) pagi.
Iman mengatakan, hingga saat ini mahasiswa belum mendapatkan respons positif dari Pemerintah Kabupaten Yahukimo terkait kondisi mereka yang harus meninggalkan tempat tinggal.
“Dari tanggal 3 kami keluar sampai saat ini dari pemerintah belum ada tanggapan yang positif untuk kami,” katanya.

Menurutnya, biaya kontrakan mahasiswa mencapai sekitar Rp95 juta untuk satu tahun. Sementara tunggakan pembayaran telah berlangsung selama satu tahun tiga bulan.
Untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut, Ones Pahabol disebut bersedia menanggung pembayaran dan dana tersebut rencananya akan diserahkan langsung kepada pemilik kontrakan.
“Bapak Wagub sudah sampaikan bahwa Bapak akan bayar yang sudah kami pakai dan kami bisa kembali masuk kontrakan. Satu tahun yang belum dibayar, kemudian satu tahun lagi Bapak tambah dan dibayar langsung ke pemilik kontrakan,” jelasnya.
Selain membantu pembayaran kontrakan, Ones Pahabol juga memberikan bantuan dana untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum mahasiswa yang masih berada di tempat pengungsian.
Iman menyebut sekitar 117 mahasiswa Yahukimo berada di Kota Studi Manokwari dan terdampak persoalan tempat tinggal tersebut.
Saat ini, mahasiswa masih melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah selanjutnya setelah adanya bantuan dari Wakil Gubernur Papua Pegunungan.

“Kita akan sampaikan kepada teman-teman dan akan kembali. Nanti kami akan konfirmasi lagi,” ujarnya.
Terkait sikap Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang sebelumnya disebut tidak akan memberikan bantuan, Iman mengatakan mahasiswa akan membahas persoalan tersebut bersama-sama.
“Kami mahasiswa akan putuskan bersama teman-teman seperti apa yang akan kami lakukan,” katanya.
Iman juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada mahasiswa Yahukimo di Manokwari.
(ANAS/Redaksi)





Apa komentar anda ?