WAMENA, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus mengambil langkah untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di delapan kabupaten. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan makanan akibat dampak kekeringan.
Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengatakan bantuan beras tersebut merupakan hasil koordinasi pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial serta Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional.
Menurut Ones, 141 ton beras akan disalurkan sebagai tahap pertama untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak kekeringan.
“Ini merupakan tahap pertama. Untuk tahap berikutnya, kami sudah menyampaikan surat dan data lengkap dari pemerintah kabupaten,” ujar Ones.
Ia menjelaskan, kekeringan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung terhadap kondisi kebun masyarakat. Tanaman ubi yang menjadi salah satu sumber pangan utama warga mengalami kerusakan akibat cuaca panas dan kekeringan.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat harus kembali melakukan penanaman setelah tanaman sebelumnya mengalami kerusakan.
“Banyak kebun masyarakat yang terdampak. Ubi yang menjadi sumber makanan mereka mengalami kekeringan, sehingga bantuan beras ini diharapkan dapat menjadi makanan pengganti sementara sambil masyarakat kembali mempersiapkan kebun,” jelasnya.
Selain persoalan pangan, pemerintah juga terus mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Papua Pegunungan. Ones mengatakan, setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan pihak terkait, kondisi distribusi BBM mulai kembali normal.
Ia meminta seluruh pihak ikut mengawasi distribusi BBM agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak terkendali.
“Pemerintah kabupaten bersama seluruh jajaran terkait harus terus mengawal distribusi BBM agar tidak terjadi kelangkaan dan harga di luar kontrol,” katanya.
Ones menegaskan, penyaluran bantuan pangan akan dilakukan berdasarkan data masyarakat yang terdampak dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama pemerintah kabupaten juga telah mengajukan kebutuhan bantuan lanjutan kepada pemerintah pusat.
Ia memastikan pemerintah akan terus mengawal proses tersebut agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Kami bersama Bapak Gubernur akan terus mengawal bantuan ini sampai kepada masyarakat. Yang paling penting adalah bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Ones.
Pemerintah berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu masyarakat melewati kondisi kekeringan, sembari menunggu kondisi lahan kembali mendukung aktivitas pertanian dan kebun masyarakat.
Redaksi





Apa komentar anda ?