NABIRE, Nokenlive.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah bergerak cepat merespons tingginya keluhan penyakit infeksi kulit di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, dengan mengirim tim medis dan obat-obatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dr. Agus di Nabire, Rabu, mengatakan pihaknya mengirim obat-obatan tersebut bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya untuk menangani kasus penyakit infeksi kulit atau skabies yang dilaporkan mengalami komplikasi menjadi pioderma atau infeksi kulit sekunder bernanah.
“Kami merespons cepat kebutuhan obat dan pelayanan kesehatan di Mewoluk melalui koordinasi dengan Dinkes Puncak Jaya agar kasus tidak semakin berkembang,” katanya.
Berdasarkan laporan lapangan, kasus infeksi parasit atau skabies awalnya ditemukan melalui pelayanan Puskesmas Mewoluk. Sebagian pasien kemudian mengalami komplikasi pioderma dan membutuhkan penanganan intensif.
“Pasien dengan kondisi yang memburuk akan mendapatkan penanganan lebih lanjut dan dirujuk ke RS Mulia apabila mengalami komplikasi pioderma,” ujarnya.
Dinkes Kabupaten Puncak Jaya bersama Puskesmas Mewoluk telah membentuk Tim Pelayanan Kesehatan untuk turun langsung melakukan skrining, pengobatan, serta mendeteksi pasien yang membutuhkan rujukan medis.
“Tim kesehatan akan melakukan pemeriksaan sejak dini sehingga pasien dapat segera ditangani sebelum kondisi infeksi kulit berkembang menjadi lebih berat,” katanya.
Dinkes Papua Tengah juga berkoordinasi dengan Instalasi Farmasi Kabupaten Puncak Jaya untuk memastikan kebutuhan obat selama pelayanan kesehatan di Distrik Mewoluk terpenuhi.
“Salep Permetrin dan obat pendukung lainnya sudah kami siapkan untuk dikirim ke Puncak Jaya guna mendukung kebutuhan pelayanan medis di lapangan,” jelasnya.
Pengiriman sempat menghadapi kendala setelah penerbangan menuju Puncak Jaya pada Rabu mengalami pembatalan. Namun, pihak ekspedisi telah mengambil logistik dari Dinkes Papua Tengah untuk diamankan di kargo.
Pasokan tersebut dijadwalkan diterbangkan menggunakan penerbangan pertama menuju Puncak Jaya pada Kamis pagi. Pemerintah berharap dukungan logistik dan pelayanan medis dapat mempercepat penanganan kasus serta mencegah komplikasi lebih lanjut.
(Vanny Janggo/Redaksi)







Apa komentar anda ?