SENTANI, Nokenlive.com – Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, langsung mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Kabupaten Jayapura, setelah mendapat kabar melalui telepon mengenai kondisi dua warga asal Distrik Derfos, Desa Kordesi, yang sedang menjalani perawatan.
Kedua pasien tersebut masing-masing merupakan seorang anak sekolah kelas IV SD dan seorang ibu hamil.
Keduanya sebelumnya mendapatkan perawatan di Kabupaten Mamberamo Raya, namun kemudian dirujuk ke RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Elvis Tabuni mengatakan, dirinya menerima informasi mengenai kondisi kedua pasien tersebut dari Kepala Distrik Doufo. Dalam komunikasi tersebut, kepala distrik juga mengirimkan foto kondisi pasien kepada dirinya.
“Saya terima telepon dari kepala distrik Doufo dan dia kirim foto pasien. Ada satu anak sekolah kelas IV SD dan satu ibu hamil. Mereka kekurangan darah dan mau membeli darah,” Ujar Elvis Tabuni.
Mendapat informasi tersebut, Elvis yang saat itu baru selesai mengikuti ibadah di gereja langsung menuju rumah sakit untuk melihat kondisi kedua pasien secara langsung.
“Saya kemarin, usai ibadah dari gereja, langsung kunjungi mereka. Saya datang untuk melihat kondisi mereka dan apa yang mereka butuhkan,”Kata Bupati Elvis Tabuni. Senin (31/08/2026) Pagi ini
Menurut Elvis, saat dirinya tiba di rumah sakit, kedua pasien tersebut masih membutuhkan darah. Ia kemudian memberikan satu kantong darah yang dimilikinya untuk membantu kebutuhan pasien.
“Mereka belum dapat darah. Saya ada satu kantong darah, jadi saya kasih,” ungkapnya.
Selain membantu kebutuhan medis pasien, Elvis juga menyempatkan diri berdoa bersama kedua pasien dan keluarga. Doa tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral serta memohon kesembuhan kepada Tuhan.
Usai mendoakan pasien, Bupati Puncak juga memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada warga Puncak yang sedang menjalani perawatan di luar daerah.
Elvis menegaskan, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Kabupaten Puncak, termasuk warga yang harus mendapatkan pelayanan kesehatan di luar wilayah akibat keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah asal.
(Lisa/Redaksi)







Apa komentar anda ?