JAYAPURA, nokenlive.com – Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua menggelar kegiatan serah terima peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027 dari orang tua kepada pihak sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah pada Selasa (21/7).
Acara ini dihadiri seluruh orang tua peserta didik baru yang turut menyaksikan prosesi penyerahan siswa sekaligus peluncuran aplikasi absensi digital bertajuk TNT (Tim Ngoding S-One Smart), sebuah inovasi karya siswa SNK Pariwisata Papua.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Kepala Bidang Mutu dan Layanan Pendidikan, Elia Waromi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang hadir mengantar putra-putri mereka pada hari pertama masuk sekolah.
“Ini merupakan bentuk komitmen bersama yang ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan peserta didik dari orang tua kepada pihak sekolah,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, Elia juga memberikan penghargaan kepada SNK Pariwisata Papua atas inovasi yang berhasil dikembangkan oleh para siswanya melalui peluncuran aplikasi presensi digital TNT (Tim Ngoding S-One Smart).

Menurutnya, inovasi tersebut merupakan bukti nyata penerapan ilmu yang diperoleh para siswa selama menempuh pendidikan, khususnya dari Program Keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG).
“Ini adalah jawaban atas proses pembelajaran yang mereka terima selama belajar di SNK Pariwisata Papua, terutama dari jurusan PPLG,” katanya.
Sementara itu, Kepala SNK Pariwisata Papua, Ana Rebeka Rumbiak, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan Tahun Pelajaran 2026/2027 yang diawali dengan penyerahan peserta didik baru sekaligus peluncuran aplikasi presensi digital TNT.
Ia menjelaskan, pada tahun pelajaran 2026/2027, sekolah menerima sebanyak 192 peserta didik baru yang akan tersebar di enam program keahlian.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada kami selama tiga tahun ke depan,” ujarnya.
Ana berharap orang tua terus berperan aktif dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka selama menempuh pendidikan, serta mendukung pembinaan yang dilakukan sekolah bersama Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Menurutnya, kehadiran aplikasi absensi digital tersebut akan memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi orang tua, guru, dan wali kelas dalam memantau kehadiran peserta didik.
“Persentase kehadiran siswa menjadi salah satu indikator penting yang dipantau wali kelas setiap semester. Dengan aplikasi ini, proses pengawasan akan menjadi lebih mudah dan efektif,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Jeskiel Siahaan, siswa pengembang aplikasi absensi digital, mengatakan bahwa proses pembuatan aplikasi tersebut membutuhkan waktu sekitar satu bulan.
Melalui aplikasi ini, orang tua dapat memantau kehadiran anak mereka sejak tiba di sekolah hingga waktu pulang. Setiap aktivitas kehadiran akan dikirim secara otomatis melalui notifikasi WhatsApp ke telepon genggam orang tua.
Selain memudahkan orang tua, aplikasi tersebut juga diharapkan dapat membantu wali kelas mengatasi kendala dalam merekap absensi siswa yang selama ini masih dilakukan secara manual.
(Melviandres P – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?