ILAGA, nokenlive.com – Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, memberikan peringatan tegas kepada 317 siswa-siswi penerima Program Unggulan Beasiswa Puncak Cerdas agar tidak terpengaruh pergaulan negatif selama menempuh pendidikan di luar daerah. Pesan itu disampaikan saat bertemu peserta beasiswa di Bandara Aminggaru Ilaga, Selasa (30/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Elvis Tabuni secara langsung melepaskan keberangkatan para siswa kepada Yayasan Binterbussi untuk melanjutkan pendidikan dan pembinaan selama masa studi.
Bupati Elvis Tabuni mengawali sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat hadir setelah menyelesaikan agenda kerja di luar daerah.
“Selamat pagi anak-anak, saya mengucap syukur kepada Tuhan. Hari ini saya baru tiba, seharusnya kemarin saya datang ke sini untuk melepas para siswa/siswi yang lulus,” ujarnya.
Dalam arahannya, Bupati secara khusus mengingatkan para siswa agar fokus belajar dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan pemerintah daerah.
“Jangan mabuk, jangan minum minuman keras, jangan happy-happy di mana-mana. Fokus sekolah, di kelas, di penginapan yayasan, berdoa dan belajar,” tegasnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk menerapkan prinsip “Ora Et Labora” atau berdoa dan bekerja selama menjalani pendidikan.
“Utamakan berdoa. Berdoa dan bekerja itu artinya berdoa dan sekolah, itu yang kalian harus lakukan,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia asli daerah. Menurutnya, generasi muda Puncak harus mampu membawa perubahan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Anak-anak melanjutkan ilmu setinggi-tingginya di sana dan kembali membawa perubahan yang lebih baik lagi di sini. Jadi target bupati dan wakil bupati adalah mendorong SDM Kabupaten Puncak supaya lebih baik,” kata Elvis Tabuni.
Elvis Tabuni menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan terhadap perkembangan para siswa. Ia bahkan berjanji akan datang langsung melihat kondisi dan aktivitas mahasiswa di tempat mereka menempuh pendidikan.

“Saya tiba-tiba akan datang dan lihat langsung kalian di tempat kuliah. Saya tidak rencana kapan, tapi nanti saya datang,” ujarnya.
Selain itu, Bupati meminta pihak Yayasan Binterbussi rutin melaporkan perkembangan siswa, termasuk siapa yang rajin maupun yang malas selama mengikuti pendidikan.
Menurut Elvis, pemerintah daerah hadir membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk anak yatim dan piatu, agar tetap memperoleh pendidikan yang layak.
“Karena ada orang tua yang tidak mampu, ada anak piatu, anak yatim, ada yang yatim piatu, tapi pemerintah akan membiayai kalian. Jadi sekolah baik-baik dan jaga kesehatan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Puncak berharap Program Beasiswa Puncak Cerdas dapat melahirkan generasi muda berkualitas yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah di masa mendatang.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?