Nabire, Nokenlive.com – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa (MEPA) menyerukan kepada para pelajar di wilayah Papua Tengah untuk menjauhi narkoba, minuman keras (miras), serta berbagai bentuk kenakalan remaja demi menjaga masa depan diri sendiri, keluarga, dan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Meki Nawipa saat menghadiri dan memberikan sambutan pada Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar SMA/SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Nabire, Rabu (24/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Papua Tengah tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur dan program pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan.
Menurutnya, pelajar merupakan aset berharga daerah yang harus dijaga dan dibina agar mampu menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat. Karena itu, MEPA mengingatkan para siswa agar tidak terpengaruh oleh pergaulan bebas maupun berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
“Katakan tidak pada narkoba, tidak pada miras atau minuman keras, dan kenakalan remaja yang lain,” tegas Meki Nawipa
Gubernur mengatakan, penyalahgunaan narkoba dan konsumsi minuman keras tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat menghambat pendidikan, merusak masa depan generasi muda, serta mengganggu upaya pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah daerah.
Meki menilai para pelajar memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Papua Tengah di masa mendatang. Oleh sebab itu, mereka diharapkan dapat memanfaatkan masa sekolah untuk belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di era yang semakin kompetitif.
Selain itu, Nawipa juga mengajak para pelajar untuk menjaga kesehatan, membangun disiplin, serta terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki agar dapat menjadi generasi penerus yang membanggakan Papua Tengah.
Ia menegaskan bahwa upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, dan berbagai bentuk kenakalan remaja tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan sinergi dan kerja sama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah agar lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda dapat terus terjaga.
“Masa depan Papua Tengah ada di pundak kalian masing-masing,” ujarnya.
Melalui festival budaya pelajar tersebut, MEPA berharap para siswa tidak hanya mampu menunjukkan kreativitas dan melestarikan budaya daerah, tetapi juga membangun karakter positif yang akan menjadi bekal dalam meraih cita-cita serta berkontribusi bagi kemajuan Papua Tengah di masa depan.
(Agustina Estevani Janggo/Redaksi)







Apa komentar anda ?