WAMENA, Nokenlive.com – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya resmi meluncurkan program Jayawijaya Community Gateway di Wamena, Papua Pegunungan. Program ini menjadi langkah strategis mempercepat konektivitas digital sekaligus membuka akses internet hingga ke wilayah pegunungan dan kampung-kampung terpencil di Papua.
Peluncuran tersebut melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Dalam Negeri, PT Telkom Indonesia, Telkomsat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk komitmen bersama menghadirkan pemerataan layanan digital di Tanah Papua.
Program ini diharapkan menjadi tonggak transformasi digital Papua Pegunungan, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi digital masyarakat.
Kegiatan peluncuran dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo yang mengikuti kegiatan dari Jayapura, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Vernando Wanggai, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Forkopimda, unsur TNI/Polri, serta para tamu undangan lainnya.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr. Velix Vernando Wanggai, menegaskan Papua kini dipandang sebagai masa depan Indonesia di kawasan Pasifik, bukan lagi wilayah pinggiran.
“Tanah Papua adalah wajah Republik Indonesia di hadapan kawasan Pasifik,” ujar Velix.
Menurutnya, kehadiran Jayawijaya Community Gateway menjadi titik awal perubahan besar dalam pembangunan Papua Pegunungan, terutama dalam memperkuat konektivitas digital di wilayah yang selama ini masih terbatas aksesnya.
Velix menyebut program tersebut merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua 2025–2029 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
“Hari ini Jayawijaya menjadi main hub connectivity untuk wilayah pegunungan Papua. Ini tanda perubahan besar bagi Papua Pegunungan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat tengah menjajaki pembangunan jaringan fiber optik dari Jayapura menuju Wamena melalui jalur Trans Papua guna memperkuat konektivitas digital secara permanen.
Selain mendukung pelayanan publik, Velix menilai infrastruktur digital akan membuka peluang besar bagi sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, hingga promosi budaya Papua Pegunungan ke tingkat nasional maupun internasional.
Potensi seperti Festival Lembah Baliem, kopi Papua, kampung wisata, dan karya kreatif anak muda Papua dinilai dapat berkembang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengatakan Papua Pegunungan memiliki kekayaan potensi di sektor pertanian, kopi, peternakan, pariwisata budaya, hingga ekonomi kreatif yang perlu didukung dengan konektivitas digital memadai.
“Papua Pegunungan memiliki potensi besar di bidang pertanian, kopi, peternakan, pariwisata budaya, ekonomi kreatif, serta kekuatan sosial budaya masyarakat adat yang sangat kaya,” ujarnya.
Menurut Ones, Jayawijaya Community Gateway diharapkan menjadi pusat integrasi pelayanan masyarakat sekaligus motor penggerak ekonomi digital Papua Pegunungan.
Ia menegaskan program tersebut akan mempercepat pelayanan publik, memperluas akses pendidikan dan kesehatan digital, mendukung pemasaran UMKM, serta membuka peluang investasi berbasis potensi lokal.
“Jayawijaya Community Gateway harus menjadi rumah bersama masyarakat Papua Pegunungan dalam membangun ekosistem pelayanan dan ekonomi rakyat yang berkeadilan,” katanya.
Ones juga menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda Papua agar mampu bersaing di era digital tanpa kehilangan identitas budaya.
Di sisi lain, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Angga Raka Prabowo, menilai pembangunan infrastruktur digital di Papua Pegunungan menjadi bagian penting dari strategi pemerataan ekonomi nasional.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi digital tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga harus menjangkau wilayah timur Indonesia.
“Pertumbuhan digital harus membuka pusat-pusat kekuatan baru, termasuk di Wamena dan Papua Pegunungan,” ujar Angga.
Ia menyebut kehadiran Community Gateway akan mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis bagi masyarakat Papua Pegunungan.
“Infrastruktur ini mengubah wilayah yang selama ini dikenal dengan keterbatasan akses menjadi wilayah yang siap tumbuh, siap berdaya, dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional,” tegasnya.
(Tundemin Kogoya/Redaksi)





Apa komentar anda ?