ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, April 28, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Demo di Wamena Sempat Ricuh, Tuntutan Dialog Damai Menguat di DPR Papua Pegunungan

Demo di Wamena Sempat Ricuh, Tuntutan Dialog Damai Menguat di DPR Papua Pegunungan

Oleh : Nokenlive
28 April 2026
Di Hukum dan Kriminal, Kabar Daerah, Papua Pegunungan, Papua Terkini, Politik dan Pemerintahan
0
Demo di Wamena Sempat Ricuh, Tuntutan Dialog Damai Menguat di DPR Papua Pegunungan

Masa aksi demonstrasi di Wamena, Senin(27/4/2026)

Wamena, Nokenlive.com – Aksi demonstrasi yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua Pegunungan, Senin (27/4/2026), sempat diwarnai kericuhan. Namun situasi berhasil dikendalikan, dan massa tetap menyampaikan aspirasi mereka kepada pimpinan serta anggota DPR Papua Pegunungan.

Aksi yang digelar oleh Forum Pribumi Papua Pegunungan ini membawa sejumlah tuntutan serius terkait krisis kemanusiaan dan konflik bersenjata yang dinilai masih terus berlangsung di wilayah Papua.

Koordinator lapangan sekaligus Ketua Forum Pribumi Papua Pegunungan, Yusup Yikwa, dalam pernyataan sikapnya menyampaikan bahwa konflik berkepanjangan di Papua harus segera ditangani melalui pendekatan damai.

“Kejahatan kemanusiaan di Papua merupakan persoalan serius yang telah berlangsung puluhan tahun. Pemerintah harus memiliki konsep penyelesaian melalui dialog damai dan bermartabat,” tegas Yikwa di hadapan massa dan anggota dewan.

Menurutnya, pendekatan keamanan yang selama ini dilakukan justru memperburuk kondisi masyarakat sipil. Ia menyoroti dampak yang dirasakan kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, dan lansia yang kehilangan akses terhadap layanan ekonomi dan kesehatan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat tuntutan utama, yakni membuka akses bagi lembaga internasional dan tim kemanusiaan, menarik aparat keamanan dari wilayah Papua, menghentikan operasi militer yang memakan korban jiwa, serta meninjau kembali kebijakan dan produk hukum yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat Papua.

Aspirasi tersebut diterima langsung oleh pimpinan DPR Papua Pegunungan. Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat.

“Kami tidak membatasi aspirasi rakyat. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat sipil tidak menjadi korban dalam konflik yang terjadi,” ujarnya.

Ia juga meminta agar aparat non-organik yang ditempatkan di wilayah kampung dapat ditarik, guna menciptakan rasa aman dan menghilangkan trauma di tengah masyarakat.

Elopere turut menyoroti sejumlah tindakan aparat yang dinilai mengganggu kehidupan warga, mulai dari perusakan fasilitas hingga perlakuan yang keliru terhadap masyarakat sipil.

“Jangan sampai rakyat kecil, ibu-ibu, dan anak-anak yang tidak tahu persoalan justru menjadi korban. Aspirasi ini harus didengar sampai ke tingkat pusat,” tambahnya.

Meski sempat terjadi ketegangan, jalannya aksi secara keseluruhan berlangsung kondusif hingga akhir. Aspirasi yang disampaikan diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah dalam mencari solusi damai bagi Papua Pegunungan.

(Tundemin/Redaksi)

Tags: #DPR Papua PegununganDemo di Wamena Sempat RicuhForum Pribumi Papua PegununganKetua Forum Pribumi Papua PegununganTuntutan Dialog Damai Menguat di DPR Papua PegununganYusup Yikwa
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kejari Jayapura Tangani 8 Kasus Korupsi hingga Maret 2026, Penetapan Tersangka Segera Dilakukan

Berita Selanjutnya

Sempat Ricuh, Aksi Demo di Jayapura Kondusif Setelah 1.200 Aparat Gabungan Dikerahkan

Berita Terkait

Atasi Penyakit Menular di Papua Pegunungan, Wagub Minta Perhatian Pemerintah Pusat
Kabar Daerah

Atasi Penyakit Menular di Papua Pegunungan, Wagub Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Lepas 232 Calon Jamaah Haji Kota Jayapura, Begini Pesan Wakil Walikota
Kabar Daerah

Lepas 232 Calon Jamaah Haji Kota Jayapura, Begini Pesan Wakil Walikota

Sempat Ricuh, Aksi Demo di Jayapura Kondusif Setelah 1.200 Aparat Gabungan Dikerahkan
Hukum dan Kriminal

Sempat Ricuh, Aksi Demo di Jayapura Kondusif Setelah 1.200 Aparat Gabungan Dikerahkan

Kejari Jayapura Tangani 8 Kasus Korupsi hingga Maret 2026, Penetapan Tersangka Segera Dilakukan
Hukum dan Kriminal

Kejari Jayapura Tangani 8 Kasus Korupsi hingga Maret 2026, Penetapan Tersangka Segera Dilakukan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua