JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Suasana kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk ke UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura atau Panti Jompo Tresna Wedha di Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (13/3/2026), diwarnai dengan penyampaian aspirasi secara spontan dari para lanjut usia (lansia) yang tinggal di panti tersebut.
Aspirasi itu muncul di sela-sela penyampaian sambutan dari para pejabat pemerintah, di antaranya Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen serta Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Djong H. Makanuay.

Salah satu lansia, Dolfi Sembel, yang merupakan bagian dari 45 penghuni lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa syukur atas berbagai perubahan yang mulai terjadi di panti jompo sejak dikelola oleh pengelola yang baru.

Ia mengungkapkan bahwa secara perlahan kondisi panti semakin membaik dan para lansia merasakan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari mereka.
“Sekarang sudah banyak perubahan di rumah jompo ini sejak dikelola oleh pengelola yang baru. Sedikit demi sedikit perubahan terjadi dan kami para lansia sangat bersyukur,” ujarnya di hadapan Wamendagri.
Ia juga menyampaikan harapan terkait rencana program peternakan lele yang akan dikembangkan di lingkungan panti. Program tersebut diharapkan dapat menjadi kegiatan tambahan bagi para lansia selama berada di UPTD tersebut.
“Terlebih lagi akan ada program peternakan lele yang nantinya menjadi salah satu kegiatan tambahan bagi kami para lansia selama tinggal di sini,” tambahnya.
Aspirasi juga datang dari perwakilan lansia perempuan, Asnat Ohee. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapan agar rumah wisma di panti jompo segera direnovasi sehingga para penghuni dapat tinggal dengan lebih nyaman.

Ia berharap perbaikan fasilitas tempat tinggal dapat segera dilakukan agar para lansia bisa menjalani kehidupan yang lebih baik dan tenteram di Panti Tresna Wedha.
“Di sini kita tidak usah bicara apa yang sudah terjadi, tetapi kita bicara apa yang untuk ke depannya nanti. Kami hanya berharap rumah wisma di sini bisa segera direnovasi dan diperbaiki supaya kami semua bisa tinggal dengan baik dan tenteram di rumah jompo ini,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wamendagri Ribka Haluk menyatakan menerima seluruh masukan dari para lansia maupun pengelola UPTD dengan terbuka.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan berupaya mengakomodasi berbagai kebutuhan yang disampaikan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah.
Menurutnya, koordinasi akan dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Papua, termasuk dengan Gubernur, Wakil Gubernur, serta Sekretaris Daerah Provinsi Papua yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Wamendagri menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian serta fasilitas yang layak selama tinggal di panti sosial tersebut, sebab hal ini sudah sangat jelas menegaskan bahwa pemeliharaan para lansia bukan hanya anjuran, melainkan tanggung jawab pemerintah.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum bagi para lansia untuk menyampaikan langsung harapan dan kebutuhan mereka kepada pemerintah, agar keberadaan panti sosial dapat terus berkembang menjadi tempat tinggal yang nyaman, aman, dan memberikan aktivitas positif bagi para penghuninya.
(Dwi Andreas Peter Ardianto – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?