ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemprov Papua Pegunungan Apresiasi BI dan Bank Papua, Dorong Peredaran Uang Kecil Hingga Pasar dan Kios

Pemprov Papua Pegunungan Apresiasi BI dan Bank Papua, Dorong Peredaran Uang Kecil Hingga Pasar dan Kios

Oleh : Nokenlive
10 Februari 2026
Di Kabar Daerah, Nasional, Papua Pegunungan, UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Pemprov Papua Pegunungan Apresiasi BI dan Bank Papua, Dorong Peredaran Uang Kecil Hingga Pasar dan Kios

Foto : Tundemin Keterangan Foto : Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Isak Yando, SE., M.Si, mewakili Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, berfoto bersama perwakilan Bank Indonesia dan Bank Papua Cabang Wamena usai pembukaan Sosialisasi Penukaran Uang Pecahan Kecil di Kantor Bank Papua Wamena, Selasa (10/02/2026).

WAMENA, NOKENLIVE.com — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia (BI) dan Bank Papua atas pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Penukaran Uang Pecahan Kecil yang digelar di Kantor Bank Papua Cabang Wamena, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama Bank Papua ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan uang pecahan kecil, khususnya nominal Rp1.000 dan Rp2.000, yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Sosialisasi tersebut secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Isak Yando, SE., M.Si, yang hadir mewakili Gubernur Papua Pegunungan, Dr. John Tabo.

Dalam sambutannya, Isak Yando mengawali dengan ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.

“Pertama-tama patut kita mengucap syukur kepada Tuhan karena aktivitas kita hari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur, Wakil Gubernur, maupun Sekretaris Daerah belum dapat hadir lantaran masih berada di luar kota.

“Mohon maaf Bapa Gubernur atau Wakil, maupun Sekda tidak dapat hadir karena satu dan lain hal. Oleh karena itu, saya hadir mewakili untuk membuka kegiatan ini dengan tema Cinta, Bangga, Paham Rupiah,” kata Isak.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Pegunungan yang dibacakan oleh Staf Ahli, Gubernur Dr. John Tabo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia Perwakilan Papua dan Bank Papua Cabang Wamena atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat langsung bagi masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan,” ujar Isak membacakan sambutan Gubernur.

Menurutnya, uang pecahan kecil memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, baik di pasar, kios, terminal, gereja, maupun masjid.

“Pecahan kecil sangat dibutuhkan dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat bermanfaat,” lanjutnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan seluruh pihak, khususnya sektor perbankan.

“Pemerintah terus mendorong kerja sama yang baik bersama Bank Indonesia dan Bank Papua untuk membantu masyarakat. Tujuan kita satu, yaitu membangun Papua Pegunungan yang damai, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.

Sementara itu, sambutan Kepala Bank Indonesia yang diwakili oleh Muhammad Hafiz Sidik Pulungan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah.

“Menjaga rupiah bukan hanya soal nilai tukar terhadap dolar, tetapi juga memastikan uang rupiah layak edar dan tersedia untuk transaksi masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa Bank Indonesia juga akan mengoperasikan kas keliling, tidak hanya di Papua Pegunungan tetapi di seluruh Indonesia, guna menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah.

“Kami juga mensosialisasikan uang rupiah yang layak edar serta bagaimana membedakan uang asli dan uang palsu melalui fitur-fitur keamanannya,” tambah Hafiz.

Dalam sesi wawancara, Staf Ahli Gubernur Isak Yando menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terhadap Bank Indonesia dan Bank Papua dalam memastikan peredaran uang kecil hingga ke delapan kabupaten.

“Kalau peredaran uang kecil sampai besar berjalan baik, berarti ekonomi cepat bertumbuh. Tapi kalau uang besar sulit ditukar, maka aktivitas ekonomi jadi terhambat,” ungkapnya.

Ia berharap adanya kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan perbankan agar uang pecahan kecil, mulai dari Rp1.000 hingga Rp5.000 serta uang koin, dapat tersedia di pasar-pasar dan kios-kios.

Kepala Bank Indonesia dalam wawancaranya juga menegaskan bahwa kegiatan penukaran uang kecil ini tidak dipungut biaya alias gratis.

“Silakan mendaftar melalui Instagram Bank Indonesia atau Bank Papua. Di sana ada tata cara pendaftaran dan jadwal kas keliling,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat yang hadir tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menyebarkannya kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Harapannya, Bapak dan Ibu tidak hanya mendengar di sini, tetapi bisa mensosialisasikan kembali kepada keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rudolf Wondoy, Wakil Kepala Bank Papua Cabang Wamena menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank Papua sebagai kas titipan BI di Provinsi Papua Pegunungan.

“Kami tentu sangat berterima kasih kepada Bank Indonesia yang telah mempercayakan Bank Papua sebagai kas titipan. Kami siap mendukung harapan Bapa Gubernur terkait peredaran uang kecil di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Ia berharap ketersediaan uang pecahan kecil dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

( Tundemin Kogoya – Redaksi DA )

Tags: Bank IndonesiaBank PapuaBank Papua Cabang WamenaGubernur John TaboGubernur Papua PegununganIsak YandoKepala Bank IndonesiaMuhammad Hafiz Sidik PulunganPemerintah Provinsi Papua PegununganStaf Ahli Gubernur Papua Pegunungan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Maknai HPN 2026, Jurnalis Jayapura Bedah Program MBG: Titik atau Koma?

Berita Selanjutnya

Kajari Jayapura Lantik Dua Kepala Seksi, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Semangat Kartini di SMPN 9 Jayapura: Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi
Kabar Daerah

Semangat Kartini di SMPN 9 Jayapura: Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi

Doa Ribka Haluk di Landasan Bandara Terjawab: Transformasi Bandara Douw Aturure Jadi Simbol Harapan
Nasional

Doa Ribka Haluk di Landasan Bandara Terjawab: Transformasi Bandara Douw Aturure Jadi Simbol Harapan

Longsor Lumpuhkan Jalur Wamena–Tolikara, Warga Tagime Desak Pemerintah Turun Tangan
Kabar Daerah

Longsor Lumpuhkan Jalur Wamena–Tolikara, Warga Tagime Desak Pemerintah Turun Tangan

Kunker di Mimika Wapres Gibran belanjakan buku dan alat tulis untuk 60 anak yatim.
Kabar Daerah

Kunker di Mimika Wapres Gibran belanjakan buku dan alat tulis untuk 60 anak yatim.

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua