ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Maret 12, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Jurnalis Papua Selatan Pamerkan Foto Kerusakan Lingkungan Akibat PSN di Festival Media Papua 2026

Jurnalis Papua Selatan Pamerkan Foto Kerusakan Lingkungan Akibat PSN di Festival Media Papua 2026

Oleh : Nokenlive
13 Januari 2026
Di Kabar Daerah, Nasional, Papua Pegunungan, PAPUA SELATAN, Papua Tengah, Papua Terkini, Politik dan Pemerintahan, Provinsi Papua
0
Jurnalis Papua Selatan Pamerkan Foto Kerusakan Lingkungan Akibat PSN di Festival Media Papua 2026

Foto : Istimewa. Keterangan Foto : Tim Jurnalis photo Papua Selatan pampang hasil-hasil karya photo dampak PSN di berbagai wilayah di Papua Selatan dalam ajang Festival Media Papua 2026 di Nabire.

NABIRE, NOKENLIVE.COM — Isu kerusakan lingkungan akibat proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan menjadi sorotan utama dalam Festival Media Se-Tanah Papua yang digelar di Nabire, Papua Tengah, 13–15 Januari 2026. Koordinator Jurnalis Papua Selatan, Emanuel Ruberu, memamerkan puluhan foto jurnalistik yang merekam dampak akibat pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit dan program cetak sawah terhadap kehidupan masyarakat adat Papua.

Dalam pameran foto tersebut, Ruberu menampilkan 23 foto jurnalistik, termasuk lima foto berukuran besar, yang secara khusus menyoroti kerusakan lingkungan di wilayah Papua Selatan, terutama di Kabupaten Merauke. Pameran ini menjadi bagian dari festival media perdana yang diinisiasi oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP).

Ruberu, yang juga merupakan wartawan Jubi, menjelaskan bahwa foto-foto yang dipamerkan berangkat dari kegelisahan atas masifnya alih fungsi hutan dan ruang hidup masyarakat adat akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit dan program pertanian skala besar.

“Kami di Papua Selatan, khususnya di Merauke, yang paling menonjol sekali itu menyangkut lingkungan, bagaimana masyarakat kehilangan ekosistem ekologi yang ada di sana,” ujar Ruberu saat pembukaan festival, Selasa (13/1/2026).

Ia menuturkan, foto-foto tersebut mendokumentasikan secara langsung kondisi lingkungan yang telah mengalami kerusakan parah. Mulai dari hutan yang dibabat, lahan adat yang berubah menjadi perkebunan kelapa sawit, hingga program cetak sawah yang dinilai telah mengambil ruang hidup masyarakat asli Papua.

“Yang kami bawa itu berupa foto-foto kondisi lingkungan yang sudah rusak, bagaimana nasibnya perkebunan kelapa sawit di sana, cetak sawah yang mengambil ruang-ruang hidup masyarakat, terutama masyarakat asli Papua,” jelasnya.

Menurut Ruberu, ketergantungan masyarakat Papua terhadap hutan dan lingkungan sangat tinggi. Hampir di seluruh wilayah Tanah Papua, hutan bukan sekadar bentang alam, melainkan sumber utama kehidupan masyarakat adat.

“Saya pikir hampir sama di semua Tanah Papua bersandar pada hutan lingkungan, mereka punya tempat mencari makan, tempat hidup,” katanya.

Melalui pameran foto jurnalistik ini, Ruberu berharap pesan tentang pentingnya menjaga hutan dan lingkungan Papua dapat sampai kepada publik yang lebih luas, termasuk para pemangku kebijakan.

“Yang diharapkan dari pameran kali ini, kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa kita harus menjaga hutan. Karena menjaga hutan berarti kita menjaga masyarakat adat, menjaga hutan berarti menjaga rakyatnya juga,” tegasnya.

Festival Media Se-Tanah Papua sendiri diikuti ratusan jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua. Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pelatihan jurnalistik, talk show, pameran foto dan video, hingga malam penganugerahan Papua Jurnalistik Award 2026.

(Tim Nokenlive.com – Redaksi DA)

Tags: Asosiasi Wartawan Papua (AWP)Festival Media Papua 2026Pemerintah Provinsi Papua SelatanProyek Strategis Nasional
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Setelah Penantian Sejak 2025, 1.575 Siswa SMAN 2 Jayapura Akhirnya Nikmati Makan Bergizi Gratis di Awal 2026

Berita Selanjutnya

Festival Media Perdana se-Tanah Papua Resmi Digelar di Nabire, Pemerintah Tegaskan Peran Strategis Pers

Berita Terkait

Pemerintah Papua Barat Bersama WWF Komitmen Jaga Ketat Satwa di Tanah Papua
Kabar Daerah

Pemerintah Papua Barat Bersama WWF Komitmen Jaga Ketat Satwa di Tanah Papua

24 Satwa Endemik Hasil Repatriasi Resmi Dilepasliarkan Oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat
Kabar Daerah

24 Satwa Endemik Hasil Repatriasi Resmi Dilepasliarkan Oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat

Ketua DPRK Puncak: Pembangunan Kantor Bupati dan DPRK di Gome Harga Diri Orang Dani Damal
Nasional

Ketua DPRK Puncak: Pembangunan Kantor Bupati dan DPRK di Gome Harga Diri Orang Dani Damal

Pemkab Puncak Target Bangun Kantor Bupati dan DPRK di Gome, Sosialisasi Digelar dan Aspirasi Hak Ulayat Didengar
Kabar Daerah

Pemkab Puncak Target Bangun Kantor Bupati dan DPRK di Gome, Sosialisasi Digelar dan Aspirasi Hak Ulayat Didengar

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua