ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Februari 15, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Dari Enarotali ke Panggung Besar: Grup Musik Alie Ukir Sejarah di Festival Media Papua 2026

Dari Enarotali ke Panggung Besar: Grup Musik Alie Ukir Sejarah di Festival Media Papua 2026

Oleh : Nokenlive
13 Januari 2026
Di Kabar Daerah, Nasional, Papua Pegunungan, PAPUA SELATAN, Papua Tengah, Papua Terkini, Provinsi Papua
0
Dari Enarotali ke Panggung Besar: Grup Musik Alie Ukir Sejarah di Festival Media Papua 2026

Foto: Istimewa. Keterangan Foto: Grup Musik Alie asal Enarotali, Kabupaten Paniai, berpose usai tampil perdana di panggung terbuka Festival Media Papua 2026 di Nabire, Papua Tengah. Penampilan ini menjadi momen bersejarah bagi komunitas musik Alie setelah melalui proses panjang berkarya secara internal dan untuk pertama kalinya tampil di hadapan ratusan hingga ribuan insan pers dari seluruh Tanah Papua.

NABIRE, NOKENLIVE.COM — Grup Musik Alie, komunitas musik asal Enarotali, Kabupaten Paniai, akhirnya mencatatkan sejarah penting dengan tampil perdana di panggung terbuka pada ajang Festival Media Papua 2026, yang untuk pertama kalinya digelar di Provinsi Papua Tengah. Penampilan tersebut menjadi tonggak baru perjalanan Alie setelah melalui proses panjang sebagai komunitas musik yang selama ini lebih banyak berkarya secara internal.

Wakil Ketua Komunitas Anak Lahir Besar Inarotali, Berto Gobay, menegaskan bahwa Grup Musik Alie bukanlah komunitas baru. Menurutnya, Alie telah lama hadir dan berproses, hanya saja belum pernah menampilkan karya mereka di ruang publik seperti festival besar.

“Alie ini adalah proses. Kami sudah lama ada, hanya saja selama ini hadir dalam bentuk yang berbeda dan belum pernah tampil di panggung seperti hari ini,” ujar Berto Gobay.

Ia menjelaskan, sebagai sebuah komunitas, Alie tidak menerapkan jadwal latihan yang kaku. Para anggota berlatih secara fleksibel, menyesuaikan dengan situasi dan momentum yang ada. Kesempatan tampil di Festival Media Papua pun datang secara tidak terduga, setelah pihaknya menerima undangan langsung dari Ketua Panitia festival.

“Kami tidak pernah membatasi waktu latihan karena kami komunitas. Kami sering berkumpul dan berlatih, hanya saja momennya belum sampai. Hingga akhirnya kami dipanggil langsung oleh Ketua Panitia Festival Media Papua, dan itu menjadi kehormatan besar bagi kami,” katanya.

Berto Gobay juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada panitia Festival Media Papua yang telah membuka ruang bagi Grup Musik Alie untuk tampil di hadapan ratusan hingga ribuan insan pers dari berbagai daerah di Tanah Papua.

“Bisa bernyanyi di hadapan beribu jurnalis yang hadir di Festival Media Papua merupakan pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan kami lupakan,” ungkapnya.

Menurut Berto, penampilan perdana ini tidak sekadar menjadi hiburan bagi para pengunjung festival, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa komunitas musik lokal dari wilayah pedalaman Papua memiliki kualitas, identitas, dan nilai budaya yang patut diapresiasi.

“Kami pulang bukan dengan rasa rugi, tetapi membawa kesan mendalam dan pengalaman berharga. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang ke depan,” tutupnya.

Grup Musik Alie berharap, penampilan mereka di Festival Media Papua 2026 dapat membuka ruang yang lebih luas bagi komunitas seni dan musik lokal dari berbagai kabupaten di Tanah Papua untuk terus tumbuh, dikenal, serta diapresiasi, baik di tingkat regional maupun nasional.

(Lisa – Redaksi DA)

Tags: Festival Media Papua 2026
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemprov Papua Tengah: Festival Media Papua Perkuat Solidaritas Insan Pers

Berita Selanjutnya

Ketua OSIS SMAN 1 Nabire: Festival Media Papua Jadi Pondasi Lahirnya Jurnalis Muda Papua

Berita Terkait

Resmi Dibuka di Wamena, Liga 4 Papua Pegunungan Jadi Panggung Kebangkitan Sepak Bola dan Ekonomi Daerah
Kabar Daerah

Resmi Dibuka di Wamena, Liga 4 Papua Pegunungan Jadi Panggung Kebangkitan Sepak Bola dan Ekonomi Daerah

Bupati Tegaskan Tolikara sebagai “Tanah Injil yang Damai” di HUT ke-63 GIDI
Papua Pegunungan

Bupati Tegaskan Tolikara sebagai “Tanah Injil yang Damai” di HUT ke-63 GIDI

Perjusa SMPN 9 Jayapura Sukses, Cetak Siswa Mandiri dan Berkarakter Tangguh
Kabar Daerah

Perjusa SMPN 9 Jayapura Sukses, Cetak Siswa Mandiri dan Berkarakter Tangguh

Tempa 30 Calon Pemimpin Muda, Yayasan Mandala Trikora Tekankan Motivasi dan Wawasan Kebangsaan
Kabar Daerah

Tempa 30 Calon Pemimpin Muda, Yayasan Mandala Trikora Tekankan Motivasi dan Wawasan Kebangsaan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua