ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Mei 22, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » BEM Uncen Gelar Seminar Nasional, Bahas Pembangunan Pendidikan, Kesehatan Hingga HAM di 6 Provinsi di Papua 

BEM Uncen Gelar Seminar Nasional, Bahas Pembangunan Pendidikan, Kesehatan Hingga HAM di 6 Provinsi di Papua 

Oleh : Nokenlive
12 Desember 2025
Di Pendidikan
0
BEM Uncen Gelar Seminar Nasional, Bahas Pembangunan Pendidikan, Kesehatan Hingga HAM di 6 Provinsi di Papua 

BEM Uncen, menggelar Seminar Nasional di Auditorium Uncen, Jayapura, Papua, Kamis (12/12/2025). Foto: Hubertus Gobai

‎JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Universitas Cendrawasih (UNCEN) Gelar Seminar Nasional di Gedung Auditorium Universitas Cendrawasih Abepura, kota Jayapura, Papua Kamis (11/12/2025).
‎
‎Ketua Panitia Seminar Nasional Uncen menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Lembaga Universitas Cenderawasih Rektor, para Wakil Rektor, serta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan penuh bagi terlaksananya kegiatan ini.

Fasilitas, ruang koordinasi, serta arahan yang diberikan menjadi fondasi penting sehingga seminar nasional ini dapat berjalan sesuai rencana.
‎
‎meminta Mahasiswa menjaga marwah organisasi di lingkungan Universitas Cenderawasih.
‎
“‎Berharap semoga dengan kegiatan ini dapat membentuk mahasiswa yang berpikir kritis logis invasi dan kreatif untuk membangun tanah Papua,” ungkapnya.
‎
‎Ketua BEM Uncen, Yanes Wisage menyatakan, Papua merupakan salah satu kawasan strategis di Indonesia yang memiliki kekayaan alam melimpah, keanekaragaman budaya, serta posisi geografis yang penting. Namun, di balik potensi tersebut, Papua masih menghadapi berbagai tantangan serius dalam pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakatnya.
‎
‎Kesenjangan pembangunan antara Papua dengan wilayah lain di Indonesia masih sangat terasa, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun infrastruktur. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk merumuskan strategi percepatan pembangunan yang tidak hanya parsial, melainkan menyeluruh dan berkesinambungan. Dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Papua berada pada posisi paling rendah di Indonesia.
‎
‎ Yanes menyoroti Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua merupakan peluang sekaligus tantangan. ‎DOB diharapkan mampu mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, memperpendek rentang kendali birokrasi, serta mempercepat pemerataan pembangunan. Namun, pemekaran wilayah tidak serta-merta menjadi solusi apabila tidak diikuti dengan strategi pembangunan yang terencana, berkelanjutan, dan terintegrasi.

“DOB harus menjadi instrumen untuk memperkuat sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusian dan infrastruktur kewilayahan,” ujarnya.
‎
Menurut Yanes, ‎perkembangan kemajuan  pembangunan secara berkelanjutan di tanah Papua jauh dari kata sejahtera, maka Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM UNCEN) menginiasai mengangkat Tema sentral “Optimalisasi, Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan di Enam Provinsi ( DOB)  di Papua Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Membangun  Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Kemanusiaan. dan Infrastruktur Kewilayahan, Yang Inklusif serta Berkeadilan,
‎
‎Menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat mendorong percepatan pembangunaan yang merata inklusif, berkeadialan serta relevan karena menggambarkan kebutuhan nyata masyarakat Papua saat ini.
‎
‎Sinergi lintas sektor akan memastikan bahwa pembangunan tidak berjalan secara parsial, tetapi saling menguatkan.

“Pendidikan yang lebih baik akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesehatan yang baik akan meningkatkan produktivitas, ekonomi yang tumbuh akan memperbaiki kesejahteraan, dan infrastruktur yang memadai akan membuka akses menuju layanan dasar dan pusat-pusat pertumbuhan,” jelas Yanes.
‎
‎Kata Yanes, DOB Papua bukan hanya sebatas pemekaran administratif, tetapi harus menjadi motor penggerak pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

“Akselerasi pembangunan yang sinergis akan menjawab tantangan kesenjangan, memperkuat kohesi sosial, serta mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Papua di wilayah paling terpencil sekalipun,” ujarnya.
‎
Yanes, ‎mendorong Akselerasi  pembangunan berkelanjutan di Daerah Otonom Baru (DOB) Papua melalui sinergi pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur kewilayahan, yang inklusif berkeadilan.
‎Menjadi wadah diskusi dan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, akademisi, dan masyarakat.
‎
‎”Merumuskan gagasan strategis yang dapat mendukung pembangunan Papua secara berkeadilan dan berkelanjutan,” tuturnya.
‎
‎Menyusun rekomendasi kerangka poin-poin penting sebagai kajian dan akan menindak lanjuti merekomendasikan kepada pihak-pihak terkait.Terutama Pemerintah Pusat sebagai pemegang kekuasaan kebijakan dan mentukan arah kemajuan bangsa.
‎
‎Forum panggung limiah ini, bukan hanya sekedar serimonial  biasa akan tetapi menjadi sarana penting untuk memberikan masukan, sarana, dan gagasan, strategis  bersama-sama mendorong ivonasi  turut serta berkontribusi pemikiran demi terwujudnya  keadilan, kesejahteraan, kemakmuran serta kemajuan bangsa dan negara.
‎
‎”Tindak lanjut dari seminar Nasional hasil kajian  akademik seminar akan dilanjutkan kepada kepala daerah 6 Provinsi di Papua untuk dilaksakan, dan mengkawal pembangunan seluruh tanah
‎Papua,” tutup Yanes. (Hubertus Gobai/Redaksi NL)

Tags: BEM UncenJayapuraPapuaSeminar Nasional
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Akibat Hujan Semalam, Ruas Jalan Skyline Ambruk dan Berikut Upaya Penanganan  

Berita Selanjutnya

BEM Uncen Gelar Seminar Nasional, Wakil Direktur RS Dian Harapan Aloysius Giyai Minta Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terkait

Pemkab Yalimo Siapkan Program Makan Tambahan Anak Sekolah Pengganti  Sementara MBG
Nasional

Pemkab Yalimo Siapkan Program Makan Tambahan Anak Sekolah Pengganti Sementara MBG

TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik
Kabar Daerah

TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik

Lolos SMA Taruna Nusantara, Siswa SMPN 1 Jayapura Tetap Ikut ASA Secara Daring
Nasional

Lolos SMA Taruna Nusantara, Siswa SMPN 1 Jayapura Tetap Ikut ASA Secara Daring

Keterbatasan Komputer, SMPN 9 Jayapura Gelar Ujian ASA 2026 dengan Sistem Manual
Nasional

Keterbatasan Komputer, SMPN 9 Jayapura Gelar Ujian ASA 2026 dengan Sistem Manual

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua