ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Mei 11, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik

TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik

Oleh : Nokenlive
11 Mei 2026
Di Kabar Daerah, Pendidikan, Provinsi Papua
0
TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik

Foto : Andika. Keterangan Foto : Tampak depan SMP Negeri 6 Jayapura saat pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) ulang bagi 213 siswa kelas IX, Senin (11/5/2026). Ujian ulang digelar akibat gangguan jaringan internet dan listrik yang sempat terjadi saat pelaksanaan TKA sebelumnya.

JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Sebanyak 213 siswa kelas IX SMP Negeri 6 Jayapura mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) ulang yang digelar pada 11–12 Mei 2026. Pelaksanaan ujian ulang tersebut dilakukan akibat gangguan jaringan internet yang sempat terjadi di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.

Kepala SMP Negeri 6 Jayapura, Suko Werdani, mengatakan pelaksanaan TKA ulang berjalan sesuai jadwal dan seluruh siswa hadir mengikuti ujian.

“Pelaksanaan kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP ulang di tahun ajaran 2025/2026 berlangsung pada tanggal 11 dan 12 Mei 2026,” ujar Suko Werdani saat ditemui media, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, ujian ulang dilakukan karena saat pelaksanaan TKA sebelumnya sempat terjadi gangguan jaringan yang menghambat proses ujian.

“Karena ada gangguan jaringan di Kota Jayapura beberapa waktu lalu, sehingga hari ini siswa mengikutinya ulang lagi,” katanya.

Dari total 213 peserta TKA di SMP Negeri 6 Jayapura, seluruh siswa dilaporkan hadir. Bahkan, ada seorang siswa yang tetap mengikuti ujian meski sebelumnya mengalami kecelakaan.

“Walaupun ada salah satu anak yang sempat kecelakaan, tapi syukur dia bisa hadir. Meskipun dibantu orang tuanya untuk mengikuti TKA tersebut,” ungkapnya.

Selain kendala jaringan, pihak sekolah sebelumnya juga sempat menghadapi gangguan listrik saat pelaksanaan TKA tahap pertama. Untuk mengantisipasi hal serupa terulang kembali, sekolah telah menyurati pihak PLN.

“Ya mudah-mudahan karena kalau listrik itu hubungannya dengan PLN. Karena kemarin itu waktu TKA yang pertama terkendala juga lampu mati dan SMP 6 sudah menyurat ke PLN. Mudah-mudahan ada respons dari PLN, kita telah menyurat,” tutur Suko.

Ia berharap selama pelaksanaan TKA ulang tidak terjadi pemadaman listrik. Menurutnya, jika memang harus dilakukan pemadaman bergilir, pihak sekolah setidaknya mendapatkan pemberitahuan lebih awal agar tidak mengganggu jalannya ujian.

“Harapannya selama TKA ulang di tanggal 11 dan 12 Mei 2026 mudah-mudahan tidak ada pemadaman. Seandainya ada pemadaman yang sifatnya bergilir, harus ada pemberitahuan ke pihak sekolah, paling tidak setelah seluruh proses ujian TKA selesai,” ujarnya.

Suko juga menegaskan bahwa pelaksanaan TKA dilakukan dengan pengawasan ketat sesuai ketentuan dari kementerian. Sistem pengawasan dilakukan secara silang antarsekolah dan dipantau secara daring.

“Untuk pengawasan kegiatan TKA memang dari kementerian mengharapkan bahwa itu silang murni. Khusus SMP 6 Jayapura kebetulan yang mengawas adalah dari SMP Negeri 1 Jayapura,” jelasnya.

Menurut dia, guru-guru dari SMP Negeri 6 Jayapura juga turut menjadi pengawas di sekolah lain, seperti SMP Negeri 12 dan SMP Negeri 1 Jayapura.

“Jadi memang betul TKA ini tidak bisa main-main. Semuanya dipantau, bahkan pengawas saja dipantau lewat Zoom dari kementerian. Itu gambaran begitu ketatnya TKA bagi kelas IX di SMP 6 Jayapura,” paparnya.

Dari sisi fasilitas, SMP Negeri 6 Jayapura memiliki sekitar 70 unit komputer yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis digital. Pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga sesi dalam satu gelombang, dengan kapasitas sekitar 75 siswa setiap sesi.

“Komputer kita ada sekitar 70-an. Kita tetap tiga sesi tapi hanya satu gelombang. Jadi 213 itu bisa satu gelombang tiga sesi, sekali masuk 75 orang,” katanya.

Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam TKA meliputi numerasi dan literasi, atau matematika dan bahasa Indonesia.

Suko menilai, Tes Kemampuan Akademik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mengukur kemampuan siswa secara lebih objektif setelah sebelumnya dikenal sistem Ujian Nasional (UN).

“Tes Kemampuan Akademik ini sangat bagus. Intinya begini, selama ini ada ujian akhir nasional atau UNAS. Nah, TKA ini menjadi tolak ukur pendidikan kita, bagaimana kemampuan anak-anak. TKA ini sebagai alat untuk mengukur kemampuan siswa,” tambahnya.

Sementara itu, terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), SMP Negeri 6 Jayapura mulai menjalankan program tersebut sejak April 2026. Sebanyak sekitar 600 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX menjadi penerima manfaat program tersebut.

(Melviandres Pamanggori – Redaksi DA)

Tags: dinas pendidikan kota jayapuradinas pendidikan provinsi PapuaPLN Wilayah Regional Papua MalukuSMP Negeri 6 JayapuraSuko Werdanites kemampuan akademik
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemkab Yalimo Siapkan Penertiban ASN Mangkir, Pesan Tegas Bupati Disampaikan Saat Apel Pagi

Berita Selanjutnya

Satu Dalam Enam, Enam Dalam Satu”, Gubernur Papua Tengah Serukan Persatuan Bangun Tanah Papua

Berita Terkait

Satu Dalam Enam, Enam Dalam Satu”, Gubernur Papua Tengah Serukan Persatuan Bangun Tanah Papua
Kabar Daerah

Satu Dalam Enam, Enam Dalam Satu”, Gubernur Papua Tengah Serukan Persatuan Bangun Tanah Papua

Pemkab Yalimo Siapkan Penertiban ASN Mangkir, Pesan Tegas Bupati Disampaikan Saat Apel Pagi
Kabar Daerah

Pemkab Yalimo Siapkan Penertiban ASN Mangkir, Pesan Tegas Bupati Disampaikan Saat Apel Pagi

Dua Massa Aksi Akan Bergerak Bersamaan, Kapolres Tegaskan Tak Ada Izin Long March di Nabire
Hukum dan Kriminal

Dua Massa Aksi Akan Bergerak Bersamaan, Kapolres Tegaskan Tak Ada Izin Long March di Nabire

Polres Nabire Siagakan 700 Personel Gabungan Amankan Dua Aksi Demo di Lima Titik
Hukum dan Kriminal

Polres Nabire Siagakan 700 Personel Gabungan Amankan Dua Aksi Demo di Lima Titik

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua