JAYAPURA-NOKENLIVE.com – Ikatan Mahasiswa Teluk Bintuni (IMTB) di Jayapura mendesak pemerintah daerah Teluk Bintuni dan pemerintah pusat untuk segera mencari solusi atas konflik bersenjata yang terjadi di Distrik Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam pertemuan IMTB di Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni, Expo Waena, Kota Jayapura, Sabtu (25/10/2025).
Koordinator Lapangan IMTB, Ferdinandus Syama mengatakan konflik bersenjata antara TNI/Polri dan TPNPB yang terjadi pada Sabtu (11/10/2025) menyebabkan lebih dari 200 warga sipil mengungsi ke hutan akibat trauma dan ketakutan.
“Kontak senjata antara TNI/Polri dan TPNPB membuat masyarakat trauma dan melarikan diri ke hutan. Sampai saat ini mereka belum kembali ke kampung,” ujar Ferdinandus.
Ia menambahkan, situasi ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh total.
“Proses belajar mengajar, pelayanan gereja, kesehatan, dan aktivitas ekonomi di dua distrik itu tidak berjalan. Pemerintah harus segera turun tangan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IMTB Jayapura, Yance Orocomna, meminta pemerintah untuk serius menangani persoalan kemanusiaan tersebut.
“Kami minta pemerintah daerah, gubernur, hingga aparat keamanan menarik pasukan dari Moskona Utara. Warga yang masih mengungsi di hutan harus segera dipulangkan,” kata Yance.
Menurutnya, apabila tidak ada langkah nyata dari pemerintah, pihaknya akan menyiapkan aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap lambannya penanganan pengungsi.
Berikut adalah Tuntutan Mahasiswa Teluk Bintuni
1. Mendesak Bupati, MRP, DPRD, dan DPRK Teluk Bintuni membentuk tim investigasi untuk meninjau langsung kondisi masyarakat di Distrik Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh, serta menarik seluruh militer organik dan non-organik dari wilayah tersebut.
2. Meminta Gubernur Papua Barat segera menarik seluruh pasukan militer dari dua distrik tersebut.
3. Mendesak Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, dan Kodim Teluk Bintuni menarik pasukan organik dan non-organik dari daerah konflik.
4. Menuntut pemerintah daerah Teluk Bintuni untuk segera memulangkan masyarakat sipil yang masih mengungsi di hutan.
5. Jika tidak ada tanggapan serius, mahasiswa IMTB di Jayapura akan menggelar aksi demonstrasi di Kabupaten Teluk Bintuni dalam waktu dekat.
(Hubertus Gobai-Redaksi DA)





Apa komentar anda ?