Wamena – NOKENLIVE.COM – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Pegunungan menyatakan kesiapannya membuka peluang investasi di wilayah pegunungan Papua dengan jaminan keamanan bagi investor serta komitmen kuat terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua KADIN Papua Pegunungan, Andru Bahabol, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini di Wamena.
“Kita harus melihat peluang yang nyata di lapangan. Keamanan bisa kita ciptakan, tapi yang utama adalah bagaimana program yang dilaksanakan tidak merugikan masyarakat atau negara,” ujar Andru.
Menurutnya, selama ini banyak program pembangunan dilakukan tanpa perencanaan matang atau koordinasi yang cukup, sehingga kerap menimbulkan konflik sosial maupun peningkatan angka kriminalitas.

“Kenapa ada kejahatan? Karena ada kemiskinan. Karena itu, kita dorong hadirnya industri—lahan-lahan bisa dikelola, pabrik bisa dibangun, supaya masyarakat punya penghasilan tetap,” lanjutnya.
Andru juga menegaskan pentingnya mengubah pola pikir generasi muda Papua. Daripada terus mengejar status PNS di kota-kota besar, ia mendorong agar mereka kembali ke tanah sendiri dan menggarap potensi yang ada.
“Lebih baik kita bawa ijazah untuk cangkul tanah daripada antre jadi PNS di Jakarta,” katanya.
Dalam konteks investasi, KADIN Papua Pegunungan berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan dan pengawalan terhadap setiap proyek yang masuk, selama mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan tidak merampas hak-hak adat.

“Kami tidak menjual tanah, tidak mencuri hak orang. Tanah tetap milik masyarakat. Kita kelola bersama, bagi hasil secara adil. Masyarakat untung, investor juga untung, dan pemerintah dapat pajaknya,” tegas Andru.
Ia juga mengajak para investor dari dalam dan luar negeri untuk tidak ragu menanamkan modal di Papua Pegunungan. KADIN, katanya, siap menjadi mitra strategis dalam menciptakan pembangunan di Papua pegunungan. (Redaksi NL)





Apa komentar anda ?