JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Ratusan warga dari Denominasi Gereja Kristen Injili (GKI) Sinode mendatangi Kantor Gubernur Papua di Jayapura, Senin (8/9/2025), untuk menyampaikan aspirasi terkait proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Papua.
Pendeta (Pdt) Jhon Baransano menyampaikan bahwa gereja mendukung penuh proses hukum yang kini ditangani oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
“Proses PSU sudah selesai. Kami, gereja, memberikan dukungan kepada Mahkamah Konstitusi. Kami percaya bahwa sebagai lembaga negara, MK akan menegakkan kebenaran dan keadilan sesuai dengan konstitusi,” ujarnya.
Ia menyoroti berbagai persoalan yang terjadi selama PSU, salah satunya terkait hasil formulir C1 yang dinilai tidak transparan dalam tahapan KPU Papua.
“Seharusnya C1 dibuka dalam tahapan KPU, tetapi itu tidak berjalan. Semua akhirnya dilimpahkan ke MK,” katanya.
Pdt Jhon menegaskan, pihaknya hadir mewakili mandat pimpinan sinode untuk mengawal jalannya proses ini. Ia juga mendesak agar Pemerintah Provinsi Papua, khususnya Penjabat (Pj) Gubernur, bersikap netral.
“Kami menduga ada indikasi keberpihakan Pj Gubernur Papua terhadap salah satu pasangan calon. Kami ingin pemerintah, baik pusat maupun daerah, tetap netral. Bahkan pergantian Pj Gubernur sebelumnya, yang dilakukan hanya sebulan sebelum berakhir masa jabatannya, menimbulkan tanda tanya besar. Ini akan menjadi catatan bagi MK,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan sikap gereja untuk terus bersuara demi kebenaran.
“Kami akan terus mengawal. Kami berdoa agar sembilan hakim MK dapat memutuskan perkara ini sesuai menegakkan keadilan dan kebenaran,” pungkasnya. (Hubertus Gobai/Fredik)





Apa komentar anda ?