ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Hadiri CHANDI 2025, Wagub Deinas Geley Harap Jadi Platform Global Eksplorasi Kekuatan Budaya

Hadiri CHANDI 2025, Wagub Deinas Geley Harap Jadi Platform Global Eksplorasi Kekuatan Budaya

Oleh : Nokenlive
4 September 2025
Di Papua Tengah
0
Hadiri CHANDI 2025, Wagub Deinas Geley Harap Jadi Platform Global Eksplorasi Kekuatan Budaya

Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si menghadiri gelaran Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 di Denpasar, Bali, tanggal 3-5 September 2025. Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

NABIRE, NOKENLIVE.com- Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley menghadiri gelaran Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 di Denpasar, Bali, tanggal 3-5 September 2025.

CHANDI tersebut dihadiri oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi membuka perhelatan konferensi budaya internasional CHANDI 2025, yang digelar bertepatan dengan peringatan 80 tahun Kemerdekaan RI. Forum ini menghadirkan perwakilan dari 40 negara, termasuk Menteri dan Wakil Menteri Kebudayaan, Duta Besar, delegasi tingkat tinggi, serta para pemimpin daerah di Indonesia.

Wagub Papua Tengah Deinas Geley menyatakan sangat dapat mendukung terwujudnya masa depan yang inklusif dan berkelanjutan melalui budaya. Sebab menurutnya budaya merupakan alat pemersatu dunia.

“Menurut saya ini moment yang luar biasa, sangat langka. Sebab bicara tentang budaya adalah kekuatan yang mampu menyatukan kita, melampaui batas, bahasa dan perbedaan,” kata Deinas Geley melalui selulernya, Kamis, (4/8/2025).

Ia mengatakan, budaya menghubungkan manusia melalui kisah, nilai dan ekspresi bersama yang mengingatkan kita akan kemanusiaan.

“Jadi ada hal yang luar biasa pada kesempatan ini adalah, pak Gubernur Papua Tengah perintahkan saya ikut kegiatan ini di Bali. Tepat waktu yang bersamaan juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah laksanakan festival budaya pelajar dari delapan kabupaten dipusatkan di Nabire. Kami di sini juga berkumpul bicara tentang budaya dan adat istiadat, sementara di ibukota Provinsi Papua Tengah juga laksanakan festival budaya yang melibatkan generasi penerus. Luar biasa ibu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah,” ungkap Geley.

Dengan mengusung tema ‘Culture for the Future’, CHANDI 2025 dirancang sebagai platform global untuk memperkuat peran budaya dalam menjawab tantangan zaman. Melalui berbagai diskusi, forum kolaboratif, dan pameran, CHANDI 2025 bertujuan untuk memperkuat diplomasi budaya sebagai sarana membangun perdamaian dan pembangunan berkelanjutan; mendorong strategi inovatif untuk pelestarian dan pemajuan budaya; pendekatan berbasis masyarakat dalam kebijakan kebudayaan, serta kolaborasi lintas negara demi membangun ekosistem budaya yang inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, saat foto bersama Gubernur Bali, Iwan Koster. Foto Humas Pemprov Papua Tengah

“Melalui tema Culture for the Future, kami berharap bahwa CHANDI 2025 dapat menjadi platform global untuk mengeksplorasi kekuatan transformatif budaya dalam membentuk masa depan yang lebih inklusif, damai, dan berkelanjutan,” kata Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon.

Fadli menyebut saat ini persoalan global kian kompleks, mulai dari ketegangan geopolitik, krisis iklim, degradasi lingkungan, hingga ketidaksetaraan sosial dan perkembangan teknologi. Kondisi ini dinilainya membutuhkan solusi yang tidak hanya mengandalkan pendekatan tradisional. Budaya, kata dia, hadir sebagai jembatan yang mampu mempertemukan berbagai bangsa di dunia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyampaikan bagaimana keselarasan hidup yang berdampingan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) di masa kini.

“Teknologi Artificial Intelligence saat ini seharusnya bisa mempermudah hidup dalam segala sisi, mengingat banyaknya konten kebudayaan yang dibuat setiap harinya. Namun, harus diingat kecanggihan AI memiliki sejumlah risiko,” kata Pratikno.

Lebih lanjut, Pratikno menegaskan sebagaimana leluhur menjaga budaya dengan kebijaksanaan, kerja sama, dan rasa saling menghormati, kini dunia memiliki tanggung jawab yang sama di ranah digital. Teknologi, menurutnya, harus memperkuat ikatan budaya, bukan memecah belah masyarakat.

“Indonesia mendorong lahirnya tata kelola kecerdasan buatan yang mampu berbicara dalam semua bahasa dan melestarikan semua budaya. Dengan demikian, Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi pijakan bagi peradaban digital yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Diketahui, Perhelatan CHANDI 2025 resmi dibuka secara bersama-sama oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, didampingi oleh Wakil Menteri Kebudayaan Fadli Zon Giring Ganesha, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Sekretaris Jenderal Kebudayaan, Bambang Wibawarta. (Lisa/Fredik)

Tags: BaliCHANDIDeinas GeleyPapua TengahWakil Gubernur Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Festival Budaya Pelajar Dan Pameran Kriya Pemprov Papua Tengah Resmi Di Buka, Ini Pesan Dan Harapan Gubernur Meki Nawipa

Berita Selanjutnya

DLHK Kota Bersama WRI dan Mahasiswa UOG Papua Gelar Aksi Penanaman 500 Pohon

Berita Terkait

Gubernur Papua Tengah Ajak OPD Tingkatkan Kinerja dan Pastikan Program Berdampak bagi Masyarakat
Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah Ajak OPD Tingkatkan Kinerja dan Pastikan Program Berdampak bagi Masyarakat

Pemprov Papua Tengah Jadikan Rekomendasi DPR Sebagai Bahan Evaluasi Pengelolaan APBD
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah Jadikan Rekomendasi DPR Sebagai Bahan Evaluasi Pengelolaan APBD

Gubernur Papua Tengah Sampaikan Pendapat Akhir Raperdasi Pertanggungjawaban APBD 2025
Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah Sampaikan Pendapat Akhir Raperdasi Pertanggungjawaban APBD 2025

Gubernur MEPA: Papua Tengah Masih Hadapi Tantangan Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar
Papua Tengah

Gubernur MEPA: Papua Tengah Masih Hadapi Tantangan Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua