JAYAPURA, Nokenlive.com – Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, SH., S.I.K., memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, hingga saat ini tetap kondusif. Aktivitas masyarakat dan sejumlah program pembangunan pemerintah daerah berjalan normal dengan pengawalan aparat keamanan.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Puncak saat menghadiri Rapat Paripurna Pertama dengan agenda pembukaan sidang pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Puncak Tahun Anggaran 2026, masa sidang ketiga tahun 2026, yang digelar di Jayapura, Senin,(14/9/2026).
“ Sampai saat ini kita bersyukur karena situasi dan kondisi Kabupaten Puncak ini masih kondusif. Kegiatan masyarakat berjalan normal. Dan beberapa program pemerintah daerah kita kawal dan terlaksana,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan di sejumlah wilayah Kabupaten Puncak. Salah satunya pembangunan fasilitas pemerintahan dan keamanan di Distrik Omukia.
“Contoh di Omukia itu lagi ada pembangunan kantor distrik, kantor Koramil dan Polsek. Itu kita kawal sampai saat ini tetap berjalan,” katanya.
Selain itu, aparat keamanan juga melakukan pengawalan terhadap lokasi pembangunan kantor pemerintahan daerah agar proses pembangunan dapat berlangsung aman dan kondusif.
Belum Ada Pemberitahuan Aksi Demo
Menanggapi informasi mengenai rencana aksi demonstrasi serentak, Kapolres Puncak menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi maupun informasi terkait rencana kegiatan penyampaian pendapat di wilayah hukum Polres Puncak.
“Untuk Polres Puncak, wilayah hukum Polres Puncak, sampai saat ini untuk kegiatan-kegiatan penyampaian pendapat itu di wilayah Puncak belum ada pemberitahuan, belum ada isu yang beredar,” jelasnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa sejauh ini belum terdapat indikasi pelaksanaan aksi demonstrasi serentak di Kabupaten Puncak.
Kapolres Puncak juga mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah musim kemarau yang cukup panjang.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan yang tidak diperlukan karena dapat menimbulkan risiko kebakaran dan mengganggu kondisi lingkungan.
Selain itu, masyarakat diajak bersama-sama menjaga situasi keamanan yang kondusif agar pembangunan daerah dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Puncak.
“Yang kedua, kita sama-sama menjaga situasi yang kondusif, sehingga perkembangan atau pembangunan untuk perkembangan Kabupaten Puncak itu bisa berjalan, sehingga bisa berjalan, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Puncak,” pungkasnya.
(Lisa/Redaksi)







Apa komentar anda ?