PUNCAK,Nokenlive.com—Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) kepada masyarakat korban bencana alam yang terjadi di Distrik Wangbe, kabupaten puncak, Papua Tengah, pada 4 juni 2025 lalu.
Bantuan ini diberikan langsung oleh Pelaksa Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Puncak Nenu Tabuni didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Puncak Oto Alom, Kepala Bidang Linjamsos Yorim Tabuni dan Risan selaku Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Puncak.
Bantuan bahan makanan ini sebagai bentuk kepedulian yang tinggi dari pemda untuk para korban bencana alam tanah longsor yang menimpa tiga kampung di Distrik Wangbe, yakni Kampung Jindak, Ailpailin dan Kampung Marilaukin, yang mengakibatkan ratusan warga terpaksa mengungsi ke Distrik Beoga.
“Ya, hari ini sesuai dengan arahan Bapak Bupati, kami datang mengunjungi para pengungsi di Distrik Beoga. Mereka ini dari beberapa kampung di Distrik Wangbe yang mengungsi karena bencana alam longsor pada 4 Juni 2025 lalu,” ujar Sekda Nenu Tabuni, Kamis siang.
Menurut Nenu dalam kunjungan ini, Pemda Puncak juga menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi para korban. Adapun bantuan berupa 60 karton mie dan 3 ton beras, yakni 2 ton dari Dinas Ketahanan Pangan dan 1 ton dari Dinas Sosial.
“Harapan kami, masyarakat bisa menerima bantuan ini dapat membantu dan dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.
Dia juga berharap, situasi dan kondisi daerah aman, sampai mereka bisa pulang kembali ke kampungnya.
“Yang sakit bisa menyampaikan data kepada kami supaya kami turunkan tim dari Dinas Kesehatan untuk tangani,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Nenu juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga keamanan di Beoga, agar aktivitas masyarakat berjalan normal dan para pengungsi juga bisa berdiam dengan tenang.

“Tadi kami juga menggelar pertemuan singkat dengan Pak Kapolsek, Pak Koramil dan Pak Danyon 732 untuk membahas kondisi keamanan. Lalu kami bertatap muka dengan masyarakat. Ada usulan yang disampaikan oleh masyarakat, kami tampung dan akan kami sampaikan ke Bapak Bupati dan Wakil Bupati,” tutup Sekda Nenu.
Bangun Gereja dan Puskesmas
Kepala Suku Yelinus Labene mewakili Distrik Wangbe pada kesempatan itu menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemda Puncak yang telah hadir melihat masyarakat yang terkena musibah.
“Kami juga ingin menyampaikan kepada pemda agar kami dibantu untuk pembangunan gereja baru. Karena gereja kami, Gereja Yerusalem juga terkena dampak longsor,” katanya.
Sementara itu, Lena Tabo, salah satu tenaga kesehatan berharap, Pemda Puncak bisa membangun Puskesmas di Distrik Wangbe. Selama ini, masyarakat terpaksa berobat ke Distrik Wangbe selaku distrik induk.
“Semoga Pemda Puncak bisa bangun Puskesmas dan juga tambah tenaga medis, agar bisa melayani kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Berdasarkan data, jumlah pengungsi asal Distrik Wangbe yang mengungsi ke Distrik Beoga akibat bencana longsor itu sebanyak 250 jiwa, meliputi Kampung Jindak (78 jiwa), Kampung Ailpailin (66 jiwa), dan Kampung Marilaukin sebanyak 106 jiwa (Lisa/Fredik).







Apa komentar anda ?