JAYAPURA,Nokenlive.com – Kepala Sekolah SMKN 2 Bismen Jayapura Elia Waromi S.Pd,M.Pd, mengikuti ujian terbuka promosi Doktor Ilmu Sosial di Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025).
Dalam promosi tersebut, Elia berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka program doktor tersebut.
Ujian ini dipimpin oleh Wakil Rektor Universitas Merdeka Malang Malang, Dr Sukardi, dan dihadiri oleh tim penguji berjumlah 10 orang yang terdiri atas 4 Profesor, 6 Doktor internal, serta 1 penguji eksternal.
Dalam forum ilmiah yang terhormat ini, Elia mempertahankan disertasi yang berjudul “Pendidikan di Era Otonomi Khusus: Studi tentang Peran Pemerintah Daerah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005.”
Dengan pendekatan kualitatif-kritis, disertasi ini mengulas secara tajam dinamika, tantangan, serta peluang peran pemerintah daerah dalam pengelolaan pendidikan di Tanah Papua.

Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara regulasi nasional dan kekhususan lokal dalam merancang kebijakan pendidikan yang kontekstual, adil, dan efektif.
Melalui pertahanan ilmiah yang solid dan argumentatif, Elia dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan resmi menyandang gelar doktor (Dr).
Elia mengatakan, capaian ini bukan hanya keberhasilan akademik pribadi, tetapi juga menjadi tonggak harapan baru bagi masa depan pendidikan Papua.
Di tengah kompleksitas Otonomi Khusus, disertasi ini menggarisbawahi bahwa pembangunan SDM Papua yang bermartabat dan unggul hanya dapat dicapai apabila ada keberpihakan nyata dari pemerintah daerah, tata kelola yang transparan, serta keterlibatan aktif masyarakat adat dan tenaga pendidik.
“Papua tidak butuh belas kasihan, tapi butuh keadilan kebijakan dalam pendidikan. Pemerintah daerah harus menjadi motor transformasi bukan sekadar pelaksana anggaran,” tegasnya.
Elia berkomitmen untuk terus memperjuangkan pendidikan Papua yang holistik, berbasis budaya, dan berorientasi pada mutu.
“Melalui disertasi ini akan menata ulang masa depan pendidikan Papua yang lebih maju, bermartabat, dan berdaya saing di kancah nasional dan global,” ujarnya. (Melviandres Pamanggori/Fredik).





Apa komentar anda ?