Biak, Nokenlive.Com – Penyaluran Dana Desa diKampung Anggopi Distrik Oridek Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua, melalui Program Penanggulangan Bencana berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan program lainnya sukses terlaksanana, Sabtu, 26 Oktober 2024.
Plt Kepala Kampung Anggopi, Potros Y Awak S.AP mengatakan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada 64 Kepala Keluarga sebesar 1.800,000 Ribuh rupiah telah terbayarkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama enam bulan terhitung bulan Juli sampai dengan Desember 2024 dan Program Padat Karya Tunai Desa atau (PKTD).
“Bantuan Langsung Tunai yang telah disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Tahap II dihari ini, itu sebanyak 64 Kepala Keluarga, terhitung dari bulan Juli sampai dengan bulan Desember sebesar 1.800,000 Ribu rupiah. Kenapa demikian? Karena perbulannya itu dihitung 300,000 Ribu rupiah dikalikan enam bulan, jadi totalnya seperti yang saya sebutkan itu. Kemudian untuk Program Padat Karya Tunai atau (PKTD) telah kami bayarkan kepada masyarakat sebesar 500,000 Ribu rupiah sesuai hasil Musyawarah Kampung melalui Program Padat Karya Tunai Desa yahitu pembersihan bahu jalan yang dilakukan oleh masyarakat. Ujar Pelaksana tugas Kepala Kampung Anggopi Potros, Y Awak, S.AP. kepada wartawan.
Pada kesempatan yang sama Ketua Badan Musyawarah Kampung (BAMUSKAM), Petrus Warbandibo menyampaikan bahwa selain BLT dan PKTD ada program-program lain yang harus diselesaikan seperti Pendidikan Kesehatan dan lainnya.
” Untuk program pendidikan itu kami membiayai anak-anak sekolah, dan guru-guru honor khusus sekolah yayasan yang ada dikampung kita Anggopi, dan berdasarkan Musyawarah bersama, Dana Kampung melalui Program Pendidikan itu digunakan juga untuk membiayai anak-anak kami yang telah berada pada jenjang akhir perkuliahan pada perguruan tinggi tertentu, selain Pendidikan Dana Kampung juga digunakan untuk membiayai Program Kesehatan, seperti Pusat Pelayanan Terpadu (POSYANDU), PMT dan Program-Program lainnya. Tuturnya.
Diakhir kegiatan Penyaluran BLT dan Program PKTD itu, Pelaksana Tugas Kepala Kampung Anggopi (Potros, Y Awak, S.AP) menyampaikan terkait keterlambatan Dana Kampung akhir-akhir ini, bukan sebuah unsur kesengajaan melainkan sebuah proses Administrasi yang harus valid sehingga membutuhkan waktu.
Dirinya berharap bantuan yang telah diterima oleh masyarakat diharapkan agar digunakan sebaik mungkin untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
(Lisa)





Apa komentar anda ?