JAYAWIJAYA, Nokenlive.Com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan mengajak pengelola objek wisata yang tersebar di kabupaten ini, mewujudkan keamanan di lingkungan masing-masing demi menarik wisatawan.
Penjabat Bupati Jayawijaya Thonny Mayor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pelaksana tugas Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan pada pelatihan pengelolaan destinasi wisata di Jayawijaya, mengatakan keamanan objek wisata sangat berarti bagi wisatawan.
“Kenyamanan, kemudian fasilitas yang dapat menunjang itu perlu dijaga, oleh sebab itu saya mengapresiasi dinas yang selalu serius mendukung program ini dari waktu ke waktu,” katanya di Wamena, Senin, (22/7).
Selain faktor keamanan, pemeliharaan fasilitas penunjang objek wisata seperti mandi cuci kakus (MCK) juga menjadi penekanan pemerintah kepada pengelola objek wisata, sebab biasanya wisatawan terkendala MCK yang layak.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari itu lebih menitikberatkan pelatihan pada pengelolaan toilet atau MCK agar bersih. Kegiatan ini melibatkan 40 orang perwakilan dari sejumlah pengelola objek wisata.
“Ouput dari kegiatan ini diharapkan agar pengelola destinasi dapat mengetahui, memahami pentingnya pengelolaan toilet yang bersih, pelayanan prima dalam pelayanan toilet bersih dan mendapatkan pengalaman dalam melakukan pengelolaan toilet bersih sesuai standar agar dapat meningkatkan kepuasan wisatawan,” katanya.
Pemerintah akan terus memberikan pendampingan kepada pengelola objek wisata namun mengharapkan dukungan masyarakat agar perkembangan destinasi wisata di Jayawijaya semakin baik.
“Kami mengharapkan peran serta kita sekalian dalam menjaga dan memelihara, menggunakan fasilitas yang tersedia sehingga dapat dinikmati dalam jangka waktu yang panjang,” katanya.
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya itu menggunakan alokasi dana khusus non fisik Tahun 2024. Pemerintah juga menyediakan bantuan tandon dan peralatan kebersihan MCK kepada pengelola objek wisata.
Penulis: Fritson Yewun
Editor: Linda





Apa komentar anda ?