JAYAPURA, Nokenlive.Com – Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Papua melaksanakan Musyawara Daerah ke 8 Tahun 2024 di Kota Jayapura, pada hari Jumat (12/7/24).
Ketua Panitia Musda ke-8 ikatan bidan indonesia provinsi papua, Martina Mogan, SST, M,Kep menyampaikan musyawara daerah ke VIII ikatan bidan indonesia provinsi papua merupakan wahana konsulidasi dan kordinasi seluruh pengurus bidan baik ditingkat pusat, daerah dan cabang juga ranting beserta anggotanya, sesuai dengan hasil putusan kongres ikatan bidan indonesia paling lambat setiap 6 bulan.

Martina Mogan menambahkan, musda ini merupakan wahana bagi para bidan untuk melakukan pemilihan terhadap pengurus ikatan bidan indonesia provinsi papua dalam kurun waktu 5 Tahun ke depan, “ Ucapnya Ketua Panitia.
Sambungnya tujuan dilakukannya musda ke VIII Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Papua yaitu pertama melakukan evaluasi terhadap program dan kegiatan pengurus yang lama dengan laporan pertanggungjawabannya, lalu kedua terlaksananya konsultasi ikatan bidan indonesia se papua, dan ketiga melihat program kerja ikatan bidan indonesia provinsi papua selama ini, dan juga melihat isu dan masalah yang selama ini terjadi ditengah perkembangan teknologi yang berpengaruh terhadap tugas profesi kebidanan di seluruh Tanah Papua.“ Jelasnya.
Lanjutnya Martina Mogan, peserta yang mengikuti musyawara ke 8 ikatan bidan indonesia provinsi papua tahun 2024 berjumlah 150 orang dari 29 kabupaten kota di provinsi papua. Dan ini akan menjadi musda terakhir sebelum akan dilakukan pemekaran sesuai wilayah daerah otonom baru nantinya, yang di hadiri Ketua IBI Pusat, Ketua IBI Provinsi Papua serta Para Bidan se Tanah Papua.
Sementara itu, Lukas Christian Sohilait, ST.M.Si., Penjabat Walikota Jayapura, menyebutkan nafas seorang anak manusia ketika lahir ke dunia ini, sangat juga di tentukan oleh para bidan, sehingga profesi bidan ini sangat mulia dalam menolong seorang bayi ketika dilahirkan baik di rumah sakit maupun di rumah tangganya.“ Ujarnya.
“Saya beri apresiasi kepada bidan dalam tugasnya karena menentukan harapan kehidupan seorang bayi saat bersalin, sehingga organisasi bidan perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah di kota dan kabupaten di provinsi papua, “ Ungkapnya Pj Walikota Jayapura.
Kemudian kata penjabat walikota dengan musyawara daerah kali ini, para bidan dapat melakukan evaluasi terhadap setiap program kerjanya dan juga menghimpun masukan dari setiap bidan di daerah masing-masing untuk di programkan bagi pengurus yang akan terpilih 5 Tahun mendatang di setiap daerah otonomi baru nantinya.
Selain itu, penjabat walikota jayapura menyebutkan pekerjaan bidan ini ada yang secara tradisional dan yang sudah terlatih juga yang profesional, sehingga lewat momentum ini akan ada evaluasi terhadap setiap kerja dari para bidan di daerahnya terutama para pengurus baik di daerah, cabang, dan ranting di provinsi papua.
Adapun peserta musda ke VIII ikatan bidan indonesia Tahun 2024 berasal dari setiap pengurus IBI dari kabupaten kota di Provinsi Papua dengan jumlahnya 150 orang. Dan kegiatan musda ke VIII Tahun 2024 , akan berlangsung selama tiga hari mulai dari Tanggal 11-13 Juli 2024 di Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Turut hadir juga ketua IBI Pusat, Ketua IBI Daerah, perwakilan Polda Papua, Pemda Provinsi Papua dan juga Penjabat Walikota Jayapura.
Penulis: Andika Paman
Editor: Linda





Apa komentar anda ?