JAYAWIJAYA, Nokenliva.Com – Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai memastikan dana dua miliar lebih yang pemerintah siapkan untuk dua kelompok perang suku di Wouma, bukan untuk membayar kepala dari korban yang meninggal saat perang.
Gubernur Velix di Wamena mengaku sudah melakukan empat kali pertemuan dengan tokoh-tokoh sebagai inisiasi penyelesaian konflik yang berdampak buruk terhadap berbagai sektor misal ekonomi maupun pendidikan.
“Kami berikan bantuan pembiayaan sebesar satu miliar untuk keluarga besar Wouma dan satu miliar kepada keluarga Asolokobal. Ditambah dukungan dari Pemerintah Lanny Jaya Rp200 juta untuk Wouma dan Rp200 juta untuk Asolokobal. Kami menghargai niat kedua kelompok untuk hentikan kekerasan,” katanya di Wamena, Kamis (4/7).
Dana itu nantinya digunakan untuk bakar batu pada proses penyelesaian konflik yang dilakukan secara adat, serta untuk mobilisasi massa yang berperang di Wouma agar kembali ke daerah asal.
“Nanti pada proses inisiasi adat, keluarga Wouma akan menentukan tanggalnya dan di mana dan juga Asolokobal,” katanya.
Pada proses penyelesaian adat nanti, Pemerintah Papua Pegunungan akan mendeklarasikan pernyataan sikap untuk tidak lagi memberikan bantuan dana jika terjadi perang suku pada kemudian hari.
“Kita ingin bahwa ke depan ada proses penyelesaian secara adat, tetapi jika ada kejadian-kejadian lagi maka proses kita akan meletakan di hukum positif,” katanya.
Penulis: Fritson Yewun
Editor: Linda





Apa komentar anda ?