JAYAPURA, Nokenlive.Com – Dinas Kesehatan Kota Jayapura melaksanakan kegiatan sosialisasi penumbuhan kesadaran pola hidup bersih dan sehat sekaligus penyerahan alat Antropometry bagi posyandu di Kota Jayapura Tahun 2024 berlangsung di Kantor Walikota Jayapura pada, Selasa (20/2/24).
Dalam kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan penyerahan secara simbolis alat timbang bayi, alat ukur tinggi badan dan lingkar lengan bagi ibu hamil dari Pemerintah Kota Jayapura oleh Asisten II Setda Kota Jayapura didampingi Kadis Kesehatan Kota Jayapura Dr Ni Nyoman Sri Antari.
Dr Ni Nyoman Sri Antari Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura menjelaskan tujuan dari kegiatan ini ialah meningkatkan skill dan kemampuan para kader posyandu sekaligus guna meningkatkan kapasitasnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di setiap posyandu yang ada di Kota Jayapura.
“Jumlah alat Antropometry di tiap posyandu sudah cukup memadai saat ini dari total jumlah posyandu 220 sudah sekitar 218 posyandu milik alat tersebut dan tahun ini ada penambahan yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus, “ jelasnya.
Sambungnya dengan sosialisasi ini para kader bakal di berikan ilmu dan informasi tentang penggunaan dan manfaat alat antropometry yang ada digunakan para kader di posyandu masing-masing untuk menimbang dan mengukur serta mengetahui tentang pertumbuhan balita dan anak juga bagi ibu hamil yang ada di kelurahan dan kampung di Kota Jayapura.
Tambahnya dengan pola hidup bersih dan sehat para kader posyandu akan menjadi fasilitator untuk lakukan sosialisasi ke masyarakat bawah tentang hidup bersih dan sehat agar terhindari dari berbagai masalah kesehatan lingkungan salah satunya masalah stunting atau kurang gizi bagi balita dan anak juga gangguan pernafasan dan sebagainya, “ Tuturnya Dr Ni Nyoman Sri Antari kepada wartawan di Aula Kantor Walikota pada Selasa (20/2/24).
Diketahui berdasarkan data jumlah kasus Stunting atau Kurang Gizi di Kota Jayapura Per-Desember 2023 sebanyak 2.500 orang. Hal ini juga tak lepas dari peran aktif orangtua untuk membawa anaknya ke posyandu dan pihaknya berencana mendorong adanya Perda terkait gerakan membawa anak ke Posyandu di Kota Jayapura.
Sementara itu B. Widhi Hartanti selaku Asisten II Setda Kota Jayapura memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat bagi para kader posyandu se-Kota Jayapura, hal sangat baik untuk ikut mencegah dan mengatasi masalah stunting dan kemiskinan ekstrem di Kota Jayapura.
Kegiatan Sosialisasi PHBS dan Penyerahan Alat Antropometry dihadiri perwakilan para kader dari 220 posyandu yang tersebar pada 14 Puskesmas di Kota Jayapura.
Penulis: Andika Paman
Editor: Linda





Apa komentar anda ?