YALIMO, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Yalimo terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program unggulan Orang Yalimo Asli (OYA) yang digagas langsung oleh Bupati Yalimo, Nahor Nekwek. Program ini difokuskan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat asli Yalimo melalui dukungan permodalan usaha yang berkelanjutan.
Usai memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yalimo, Senin (8/6/2026), Bupati Nahor Nekwek menegaskan bahwa program OYA bukan sekadar bantuan sosial, melainkan upaya nyata pemerintah untuk menciptakan pelaku usaha yang mandiri dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya.
“Program OYA sudah berjalan sejak tahun pertama kepemimpinan kami. Tahun ini kami melakukan evaluasi sekaligus kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan program tersebut,” ujarnya.
Menurut Nahor, pelaku usaha yang dinilai berhasil mengembangkan usahanya akan mendapatkan tambahan dukungan modal agar usahanya semakin berkembang. Sementara itu, bantuan akan difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar memiliki komitmen dan keseriusan dalam berusaha.
Ia juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Yalimo melakukan pendataan secara jujur, transparan, dan tepat sasaran agar manfaat program dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat asli Yalimo yang memiliki kemauan untuk berusaha.
“Kami ingin semua Orang Yalimo Asli yang memiliki niat baik untuk berusaha mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan hanya diberikan kepada kelompok tertentu. Pemerintah akan terus mendorong masyarakat yang serius membangun usaha,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Yalimo berkomitmen menyiapkan anggaran setiap tahun untuk mendukung keberlangsungan program OYA. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan tidak bergantung pada pihak lain, tetapi mampu menciptakan sumber penghasilan sendiri, membiayai pendidikan anak, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bupati Nahor mengaku telah meninjau langsung sejumlah penerima manfaat program OYA dan melihat perkembangan usaha yang cukup menggembirakan.
“Saya melihat sendiri ada masyarakat asli Yalimo yang berhasil mengembangkan usahanya dengan baik. Ini merupakan kontribusi positif yang harus terus kita dukung agar semakin banyak masyarakat yang mandiri secara ekonomi,” katanya.
Program OYA diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Yalimo sekaligus membuka peluang lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru dari kalangan masyarakat asli daerah tersebut.
(Menas/Redaksi)





Apa komentar anda ?