Jayapura, Nokenlive.com – PT air minum Jayapura Robongholo Nanwani, pastikan persediaan stok air bersih di kota Jayapura provinsi Papua aman, selama musim kemarau panjang dampak perubahan iklim El Nino.
Hal tersebut disampaikan Direktur utama PDAM Jayapura Dr. Entis Sutisna SE.MM saat diwawancarai di ruang kerjanya. Rabu, (13/09/2023).
“Untuk kota Jayapura, saat ini masih normal. Tidak kekurangan air. Dan hal ini patut kita syukuri . karena saat ini, walaupun musim kemarau panjang tetapi Selama seminggu sekali masih terjadi hujan,” Ungkapnya
Entis Sutisna mengatakan untuk kota Jayapura ada 14 sumber air sungai, dan ada 24 Intek dari 14 sumber air yang melayani di 6 wilayah pelayanan yaitu Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Waena, Sentani, dan Muara Tami.
Walaupun demikian, Dikatakan untuk mengantisipasi dampak El Nino adapun upaya yang telah dipersiapkan. Yaitu menyiapkan tenaga teknis khusus dari pusat, yang bertugas langsung di sumber air, untuk mengontrol situasi yang terjadi di sumber-sumber air yang ada.
“jika ada situasi yang ditemukan tidak normal, pengurangan debit air, atau kekeringan maka akan di lakukan tindakan selanjutnya yang sifatnya percepatan,” Jelasnya
Lanjut Entis, elain dilakukan kontrol secara rutin setiap hari kurang-lebih di 14 sumber air, ada 11 aliran sungai yang melayani wilayah kota, seperti di kali anafre, bhayangkara, kloofkam, kali camp di Entrop, brobunji di Kotaraja, Kojabu, komwolker, korem, Buper dan teifun koyakoso. Sementara yang melayani di kabupaten itu ada 3 yaitu pos 7 atas, pos 7 bawah, dan di inanggubun di genyem.
“Dari total 925 liter per detik yang dimana 835 liter per detik di wilayah kota dan 90 liter per detik itu diwilayah kabupaten. semuanya praktis bisa berfungsi dengan maksimal. Ya Artinya saat ini kami boleh dikatakan beroperasi normal ya.!,” Jelasnya
Selain itu, Kata Entis Sutisna, PT Air Minum Jayapura saat ini melakukan perbaikan di area sumber air, terutama dilakukan pengecoran di intek yang saat ini sudah dilakukan yaitu di kamwolker, polimak, dan beberapa intek, terutama di kojabu.
Tidak hanya itu, PT AMJ Robongholo Nanwani juga memiliki kendaraan roda empat, ada 4 mobil yang di siagakan, standby guna mengantisipasi terjadinya gangguan.
“Kalau sekarang kan gangguan nya itu berupa pipa yang patah, kebocoran, terjadinya sumbatan-sumbatan di pipa, seperti itu,” Ujarnya
Dirut, Entis Sutisna SE.MM mengatakan hingga saat ini dampak El Nino di Jayapura masih belum terasa khusus untuk kebutuhan air.
Dirinya berharap dengan tetap mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi, ada kesiapsiagaan dari PT Air Minum Jayapura
Namun dirinya juga membeberkan ada Indikasi jika 1-2 bulan tidak turun hujan barulah terasa berat karena ketergantungan terhadap gunung cyclop itu cukup tinggi sekali.
“Artinya jika gunung cyclop terjadi kerusakan atau pohon-pohon ditebang akan ada memang konsekuensi, kesulitan kesulitan jika tidak kita jaga,” Tandanya
(Lisa)





Apa komentar anda ?