ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Mei 5, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Soal Beasiswa, Pemprov Papua Tidak Punya Data Mahasiswa Yang Jelas

Soal Beasiswa, Pemprov Papua Tidak Punya Data Mahasiswa Yang Jelas

Oleh : Surya Balubun
26 Juni 2023
Di Pendidikan, Politik dan Pemerintahan, Provinsi Papua
0
Soal Beasiswa, Pemprov Papua Tidak Punya Data Mahasiswa Yang Jelas

Jayapura, Nokenlive.com – Penjabat Walikota Jayapura merasa kecewa atas pengelolaan beasiswa untuk mahasiswa Papua yang  di urus oleh Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) provinsi Papua

“Saya pikir ini sebuah kesalahan yang ada pada pemerintah. Saya terus terang sampaikan kami kecewa pemerintah provinsi Papua karena tidak becus mengurus anak – anak mahasiswa dengan baik,” Ungkap Pj Walikota Jayapura. Senin (26/06/2023) di Kantor Walikota Jayapura

Frans Pekey mengatakan sudah sekitar 2 – 3 tahun yang lalu bupati dan walikota meminta data sebaran mahasiswa yang sedang studi di dalam negeri maupun luar negeri, tetapi data itu sampai saat ini belum pernah di serahkan secara resmi oleh gubernur kepada bupati dan walikota

“ini yang kami sesalkan. Bagaimana kita mau menganggarkan tapi kalau tidak ada data. Kita mau menghitung uangnya tapi tidak ada data. Jadi BPSDM Papua jangan bicara hanya ngomong doang

Saya kecewa ketika orang tua datang ke sana nanti di bilang sudah di serahkan ke kabupaten kota. Mana data mu?,” Ujarnya

Kasihan mempermainkan keluarga orang tua dan juga mahasiswa ini. Saya kecewa Kami tidak pernah dapat data yang jelas.

Selain itu, kata Pj Walikota Jayapura, pada saat rekrut anak – anak mahasiswa asli Papua, Pemerintah Provinsi tidak pernah memberitahukan kepada pemerintah kabupaten kota.

“Rekrutnya diam – diam. Saya mau cek berapa anak – anak port numbay yang mengikuti program ini. Tidak ada datanya. Karena itu jangan membebankan seluruhnya kepada pemerintah kota,” Tegas Frans Pekey

Pj Walikota menjelaskan bahwa sekitar 500-an nama mahasiswa dari kota jayapura sesuai data yang di sampaikan oleh BPSDM Papua, namun kalau di lihat besaran dana Otus untuk kota Jayapura tahun 2023  yang hanya 126 milyar maka tidak cukup untuk membiayai mahasiswa itu.

“Pemerintah provinsi Papua atur baik anak – anak ini supaya tidak terlantar. Ini BPSDM Papua melempar kesalahan ini, melempar tanggung jawab kepada bupati walikota

Jadi kalau semua 500 an orang di serahkan kepada pemerintah kota maka kami tidak sanggup. Karena pasti biayanya melebihi dari dana otsus,” Jelasnya

Pekey Juga berujar bahwa dana otsus yang di berikan sudah di bagi – bagi sesuai bidangnya, pendidikan berapa, kesehatan berala, infrastruktur berapa. Ini sudah di bagi – bagi. Peruntukannya sudah jelas sesuai dengan undang – undang.

“Lalu yang berikut tahun 2023 ini otonomi khususnya sudah jalan lalu kita mau pakai uang apa. Kesalahan besar yang di lakukan BPSDM Papua ini tidak mengurus anak – anak ini dengan baik,” Ungkapnya

Pj Frans Pekey menghimbau agar pemerintah provinsi Papua memberikat data mahasiswa secara resmi kepada bupati dan walikota melalui surat resmi Gubernur papua, karena menjadi dasar dalam pengelolaan keuangan negaraa.

“Kita harus mengatur secara rasional dan proposional dan tentu profesional bekerja, tidak semraut

Kalau serahkan data yang resmi kepada bupati dan walikota. Bukan hanya data selembar lalu di kasih itu orang mau kerja apa.  Pemerintahan bukan bekerja model begitu. Itu yang di serahkan asisten 1 hanya bawa daftar nama saja .

Pemerintahan itu surat resmi gubernur yang di serahkan  kepada bupati walikota karena ini dasar untuk pengelolaan keuangan.

Bukan bicara uang keluarga  Kalau selembaran ini kami punya dasar apa untuk mengalokasikan, ” Pungkasnya

(Junior)

BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Nikolas Kondomo : OPD Kurangi Perjalanan Dinas Luar Daerah, Fokus Kerja

Berita Selanjutnya

Hakim Tolak Nota Keberatan Kuasa Hukum Johannes Rettob

Berita Terkait

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM
Hukum dan Kriminal

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM

Peringatan Hardiknas di Wamena: Sederhana, tapi Penuh Semangat Majukan Pendidikan
Papua Pegunungan

Peringatan Hardiknas di Wamena: Sederhana, tapi Penuh Semangat Majukan Pendidikan

Hardiknas 2026 di Wamena, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Pendidikan untuk Generasi Emas 2045
Nasional

Hardiknas 2026 di Wamena, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Pendidikan untuk Generasi Emas 2045

Hardiknas 2026, BGN Nabire Tekankan Pentingnya Literasi Gizi untuk Generasi Emas
Nasional

Hardiknas 2026, BGN Nabire Tekankan Pentingnya Literasi Gizi untuk Generasi Emas

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua